Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Terjemah Kitab Sullam Taufiq 10 : Fasal Tentang Kewajiban Setiap Mukallaf Teks Arab Berharakat, Latin, dan Artinya

Terjemah Kitab Sullam At-Taufiq 10 : Fasal Tentang Kewajiban Setiap Mukallaf Teks Arab Berharakat, Latin, dan Artinya
Terjemah Kitab Sullam At-Taufiq 10 : Fasal Tentang Kewajiban Setiap Mukallaf Teks Arab Berharakat, Latin, dan Artinya

Terjemah Kitab Sullam At-Taufiq 10 : Fasal Tentang Kewajiban Setiap Mukallaf Teks Arab Berharakat, Latin, dan Artinya

فَصْلٌ [فِيمَا يَجِبُ عَلَى كُلِّ مُكَلَّفٍ]

Faṣlun [fīmā yajibu 'alā kulli mukallaf]

Pasal [tentang Kewajiban setiap mukallaf]

أَدَاءُ جَمِيعِ مَا أَوْجَبَهُ اللهُ عَلَيْهِ، وَيَجِبُ أَنْ يُؤَدِّيَهُ عَلَى مَا أَمَرَهُ اللهُ بِهِ مِنَ الْإِتْيَانِ بِأَرْكَانِهِ وَشُرُوطِهِ وَتَجَنُّبِ مُفْسِدَاتِهِ،

Adā'u jamī'i mā aujabahullāhu 'alaih, wa yajibu an yu'addiyahū 'alā mā amarahullāhu bihī minal-ityāni bi-arkānihī wa syurūṭihī wa tajannubi mufsidātih,

Melaksanakan yang Allah wajibkan atasnya, dan wajib menunaikannya sesuai dengan apa yang Allah perintahkan kepadanya, yaitu dengan memenuhi Setiap rukun rukunnya, syarat-syaratnya, dan menjauhi hal-hal yang merusaknya;

وَيَجِبُ عَلَيْهِ أَمْرُ مَنْ رَآهُ تَارِكًا لِشَيْءٍ مِنْهَا أَوْ يَأْتِي بِهَا عَلَى غَيْرِ وَجْهِهَا، وَيَجِبُ عَلَيْهِ قَهْرُهُ عَلَى ذَلِكَ إِنْ قَدَرَ عَلَيْهِ، وَإِلَّا فَيَجِبُ عَلَيْهِ الْإِنْكَارُ بِقَلْبِهِ إِنْ عَجَزَ عَنِ الْقَهْرِ وَالْأَمْرِ، وَذَلِكَ أَضْعَفُ الْإِيمَانِ، أَيْ أَقَلُّ مَا يَلْزَمُ الْإِنْسَانَ عِنْدَ الْعَجْزِ،

Wa yajibu 'alaihi amru man ra'āhu tārikan li-syai'in minhā au ya'tī bihā 'alā ghairi wajhihā, wa yajibu 'alaihi qahruhū 'alā dzālika in qadara 'alaih, wa illā fa yajibu 'alaihil-inkāru bi-qalbihī in 'ajaza 'anil-qahri wal-amr, wa dzālika aḍ'aful-īmān, ai aqallu mā yalzamul-insāna 'indal-'ajz,

Dan wajib atasnya memerintahkan orang yang ia lihat meninggalkan sesuatu darinya, atau melaksanakannya tidak sebagaimana mestinya; dan wajib atasnya memaksanya atas hal itu jika ia mampu; jika tidak, maka wajib atasnya mengingkari dengan hatinya jika ia tidak mampu memaksa dan memerintah; dan itu adalah selemah-lemah iman, yaitu paling sedikit yang wajib atas manusia ketika tidak mampu;

وَيَجِبُ تَرْكُ جَمِيعِ الْمُحَرَّمَاتِ، وَنَهْيُ مُرْتَكِبِهَا، وَمَنْعُهُ قَهْرًا مِنْهَا إِنْ قَدَرَ عَلَيْهِ، وَإِلَّا وَجَبَ عَلَيْهِ أَنْ يُنْكِرَ ذَلِكَ بِقَلْبِهِ، وَمُفَارَقَةُ مَوْضِعِ الْمَعْصِيَةِ،

Wa yajibu tarku jamī'il-muḥarramāt, wa nahyu murtakibihā, wa man'uhū qahran minhā in qadara 'alaih, wa illā wajaba 'alaihi an yunkira dzālika bi-qalbihī, wa mufāraqatu mauḍi'il-ma'ṣiyah,

Dan wajib meninggalkan seluruh perkara yang diharamkan, melarang orang yang melakukannya, dan mencegahnya dengan paksa darinya jika ia mampu; jika tidak, maka wajib atasnya mengingkari hal itu dengan hatinya, dan meninggalkan tempat terjadinya kemaksiatan;

وَالْحَرَامُ مَا تَوَعَّدَ اللهُ مُرْتَكِبَهُ بِالْعِقَابِ وَوَعَدَ تَارِكَةُ بِالثَّوَابِ.

Wal-ḥarāmu mā tawa''adallāhu murtakibahū bil-'iqābi wa wa'ada tārikahu bits-tsawāb.

Dan haram adalah apa yang Allah ancam pelakunya dengan siksa dan menjanjikan pahala bagi yang meninggalkannya.

Posting Komentar untuk "Terjemah Kitab Sullam Taufiq 10 : Fasal Tentang Kewajiban Setiap Mukallaf Teks Arab Berharakat, Latin, dan Artinya"