Terjemah Kitab Sullam At-Taufiq 5 : Fasal Tentang Akibat Hukum Dari Murtad Teks Arab Berharakat, Latin, dan Artinya
Terjemah Kitab Sullam At-Taufiq 5 : Fasal Tentang Akibat Hukum Dari Murtad Teks Arab Berharakat, Latin, dan Artinya
فَصْلٌ [فِي بَعْضِ أَحْكَامِ الْمُرْتَدِّ]
Faṣlun [fī ba'ḍi aḥkāmil-murtadd]
Pasal [tentang sebagian hukum orang murtad]
يَجِبُ عَلَى مَنْ وَقَعَتْ مِنْهُ رِدَّةٌ:
Yajibu 'alā man waqa'at minhu riddah:
Wajib atas orang yang murtad (riddah):
الْعَوْدُ فَوْرًا إِلَى الْإِسْلَامِ:
Al-'audu fawran ilal-Islām:
segera kembali masuk Islam:
بِالنُّطْقِ بِالشَّهَادَتَيْنِ،
Bin-nuṭqi bisy-syahādatain,
Dengan mengucapkan dua kalimat syahadat,
وَالْإِقْلَاعُ عَمَّا وَقَعَتْ بِهِ الرِّدَّةُ.
Wal-iqlā'u 'ammā waqa'at bihir-riddah.
Dan berhenti dari hal yang menyebabkannya murtad.
وَيَجِبُ عَلَيْهِ:
Wa yajibu 'alaih:
Dan wajib atasnya:
النَّدَمُ عَلَى مَا صَدَرَ مِنْهُ.
An-nadamu 'alā mā ṣadara minh.
Menyesali apa yang telah timbul dari perbuatannya.
الْعَزْمُ عَلَى أَلَّا يَعُودَ لِمِثْلِهِ.
Al-'azmu 'alā allā ya'ūda li-mitslih.
bersungguh dengankuat untuk tidak kembali kepada hal semisalnya.
قَضَاءُ مَا فَاتَهُ مِنْ وَاجِبَاتِ الشَّرْعِ فِي تِلْكَ الْمُدَّةِ.
Qaḍā'u mā fātahū min wājibātisy-syar'i fī tilkal-muddah.
Mengqadha (mengganti) kewajiban-kewajiban syariat yang terlewat pada masa itu.
فَإِنْ لَمْ يَتُبْ وَجَبَتِ اسْتِتَابَتُهُ، وَلَا يُقْبَلُ مِنْهُ إِلَّا الْإِسْلَامُ أَوِ الْقَتْلُ.
Fa in lam yatub wajabat istitābatuh, wa lā yuqbalu minhū illal-Islāmu awil-qatl.
Maka jika ia tidak bertaubat, wajib memintanya bertaubat, dan tidak diterima darinya kecuali (kembali kepada) Islam atau dibunuh.
وَتَبْطُلُ الرِّدَّةُ:
Wa tabṭulur-riddah:
Dan Akibat dari Murtad membatalkan:
صَوْمَهُ،
Ṣaumah,
Puasa-nya,
وَتَيَمُّمَهُ،
Wa tayammumah,
Dan tayamum-nya,
وَنِكَاحَهُ قَبْلَ الدُّخُولِ وَكَذَا بَعْدَهُ إِنْ لَمْ يَعُدْ إِلَى الْإِسْلَامِ فِي الْعِدَّةِ.
Wa nikāḥahū qablad-dukhūli wa kadzā ba'dahū in lam ya'ud ilal-Islāmi fil-'iddah.
Dan pernikahannya sebelum dukhul (berhubungan), demikian pula setelahnya jika ia tidak kembali kepada Islam dalam masa iddah.
وَلَا يَصِحُّ عَقْدُ نِكَاحِهِ، وَتَحْرُمُ ذَبِيحَتُهُ، وَلَا يَرِثُ وَلَا يُورَثُ، وَلَا يُصَلَّى عَلَيْهِ، وَلَا يُغَسَّلُ، وَلَا يُكَفَّنُ، وَلَا يُدْفَنُ، وَمَالُهُ فَيْءٌ
Wa lā yaṣiḥḥu 'aqdu nikāḥih, wa taḥrumu dzabīḥatuh, wa lā yaritsu wa lā yūrats, wa lā yuṣallā 'alaih, wa lā yughassal, wa lā yukaffan, wa lā yudfan, wa māluhū fai'.
Dan tidak sah akad pernikahannya, dan haram sembelihannya, dan ia tidak mewarisi dan tidak diwarisi, dan tidak dishalatkan atasnya, dan tidak dimandikan, dan tidak dikafani, dan tidak dikuburkan, dan hartanya menjadi fai' (harta rampasan yang menjadi milik kaum Muslimin).
Posting Komentar untuk "Terjemah Kitab Sullam At-Taufiq 5 : Fasal Tentang Akibat Hukum Dari Murtad Teks Arab Berharakat, Latin, dan Artinya"