Terjemah Kitab Lubabul Hadits Bab ke - 3 : Keutamaan basmalah Teks Arab Berharakat, Latin, dan Artinya
| Terjemah Kitab Lubabul Hadits Bab ke - 3 : Keutamaan basmalah Teks Arab Berharakat, Latin, dan Artinya |
Mengenal Kitab Lubabul Hadits Karya Imam Jalaluddin As-Suyuthi
Kitab Lubabul Hadits adalah salah satu kitab hadis legendaris yang disusun oleh ulama besar mazhab Syafi'i, Imam Jalaluddin As-Suyuthi. Kitab klasik ini merangkum sari pati hadis-hadis pilihan yang berfokus pada panduan praktis ibadah, akhlak mulia, dan spiritual harian. Keunikan utama dari kitab ini adalah penyajiannya yang ringkas tanpa menyertakan rangkaian sanad (periwayat) yang panjang, sehingga memudahkan umat Islam dan penuntut ilmu awam untuk langsung memahami inti pesan setiap hadis.
Struktur Isi dan Daftar Bab Ringkas Lubabul Hadits
Secara struktur, isi Kitab Lubabul Hadits terbagi secara sistematis ke dalam 40 bab yang masing-masing memuat tepat 10 hadis, dengan total keseluruhan 400 hadis. Topik yang dibahas sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari seorang Muslim. Pembahasan di dalamnya dimulai dari bab keutamaan ilmu dan ulama, fadhilah bersuci (thaharah), salat, sedekah, hingga ditutup dengan bab bertema pengingat kematian serta kedahsyatan hari kiamat.
Terjemah Kitab Lubabul Hadits Bab ke - 3 : Keutamaan basmalah Teks Arab Berharakat, Latin, dan Artinya
HADITS KE 1
مَا مِنْ عَبْدٍ يَقُوْلُ بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ اِلَّا ذَابَ الشَّيْطَانُ كَمَا يَذُوْبُ الرَّصَاصُ عَلَى النَّارِ
"Tidaklah seorang hamba mengucapkan 'Bismillahir Rohmanir Rohim' (Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang) kecuali syetan meleleh seperti melelehnya timah di atas api".
HADITS KE 2
مَا مِنْ عَبْدٍ يَقُوْلُ بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ اِلَّا اَمَرَ اللهُ تَعَالٰى الْكِرَامَ الْكَاتِبِيْنَ اَنْ يَكْتُبُوْا فِيْ دِيْوَانِهِ اَرَبَعَمِائَةِ حَسَنَةٍ
*Mā min 'abdin yaqūlu bismillāhir-rahmānir-rahīmi illā amarallāhu ta'ālal-kirāmal-kātibīna an yaktubū fī dīwānihi aroba mi'ati hasanah.*
"Tidaklah seorang hamba mengucapkan 'Bismillahir Rohmanir Rohim' (Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang) kecuali Allah yang Maha Luhur memerintah malaikat Kiromal Katibin (Malaikat yang bertugas mencatat amal perbuatan manusia) untuk mencatat 4000 kebaikan di buku catatan amalnya".
HADITS KE 3
مَنْ قَالَ بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ مَرَّةً لَمْ يَبْقَ مِنْ ذُنُوْبِهِ ذَرَّةٌ
"Barang siapa yang mengucapkan 'Bismillahir Rohmanir Rohim' (Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang) sekali, maka tidaklah tersisa dari dosa-dosanya sebesar dzarrah
HADITS KE 4
مَنْ كَتَبَ بِسْمِ اللهِ فَجَوَّدَ تَعْظِيْمًا لِلّٰهِ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ وَمَا تَأَخَّرَ
"Barang siapa menulis 'Bismillahi' (Dengan menyebut nama Allah) kemudian dia membaguskan (tulisan itu) sebagai bentuk pengagungan kepada Allah, maka diampuni baginya dosa yang terdahulu (telah dilakukan) dan dosa yang akhir (akan dilakukan)".
HADITS KE 5
اِذَا كَتَبَ اَحَدُكُمْ بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ فَلْيَمُدَّ الرَّحْمٰنِ
*Idzā kataba ahadukum bismillāhir-rahmānir-rahīmi falyamuddar-rahmān.*
"Jika salah satu di antara kamu sekalian menulis 'Bismillahir Rohmanir Rohim' (Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang) maka hendaklah dia memanjangkan kalimat 'Ar-Rohman' (Maha Pengasih)".
HADITS KE 6
اَنَّ اللهَ سُبْحَانَهُ وَتَعَالٰى زَيَّنَ السَّمَاءَ بِالْكَوَاكِبِ وَزَيَّنَ الْمَلَائِكَةَ بِجِبْرِيْلَ وَزَيَّنَ الْجَنَّةَ بِالْحُوْرِ وَالْقُصُوْرِ وَزَيَّنَ الْاَنْبِيَاءِ بِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَزَيَّنَ الْاَيَّامَ بِيَوْمِ الْجُمْعَةِ وَزَيَّنَ اللَّيَالِيَ بِلَيْلَةِ الْقَدْرِ وَزَيَّنَ الشُّهُوْرَ بِشَهْرِ رَمَضَانَ وَزَيَّنَ الْمَسَاجِدَ بِالْكَعْبَةِ وَزَيَّنَ الْكُتُبَ بِالْقُرْأنِ وَزَيَّنَ الْقُرْأنِ بِبِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
*Annallāha subhānahu wa ta'ālā zayyanas-samā'a bil-kawākibi wa zayyanal-malā'ikata bijibrīla wa zayyanal-jannata bil-hūri wal-qushūri wa zayyanal-anbiyā'a biMuhammadin shallallāhu 'alaihi wa sallama wa zayyanal-ayyāma biyaumil-jumu'ati wa zayyanal-layāliya bilailatil-qadri wa zayyanasy-syuhūra bisyahri ramadhāna wa zayyanal-masājida bil-ka'bati wa zayyanal-kutuba bil-Qur'āni wa zayyanal-Qur'āna bibismillāhir-rahmānir-rahīm.*
"Sesungguhnya Allah yang Maha Suci dan Maha Luhur, telah menghiasi langit dengan bintang-bintang, Dia menghiasi malaikat dengan Malaikat Jibril, Dia menghiasi surga dengan bidadari dan rumah-rumah megah, Dia menghiasi para nabi dengan Nabi Muhammad SAW, dia menghiasi hari-hari dengan hari Jum'at, Dia menghiasi malam-malam dengan malam lailatul qodar, Dia menghiasi bulan-bulan dengan Bulan Ramadhan, Dia menghiasi masjid-masjid dengan Ka'bah, Dia menghiasi kitab-kitab dengan Al-Qur'an, dan Dia menghiasi Al-Qur'an dengan 'Bismillahir Rohmanir Rohim' (Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang)".
HADITS KE 7
مَنْ قَالَ بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ كُتِبَ اِسْمُهُ مِنَ الْاَبْرَارِ وَبُرِئَ مِنَ الْكُفْرِ وَالنِّفَاقِ
*Man qāla bismillāhir-rahmānir-rahīmi kutiba ismuhu minal-abrāri wa buri'a minal-kufri wan-nifāq.*
"Barang siapa mengucapkan 'Bismillahir Rohmanir Rohim' (Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang), maka namanya ditulis termasuk golongan orang-orang yang berbuat baik, dan dia terbebas dari orang kufur (sifat orang kafir) dan nifaq (sifat orang munafiq)".
HADITS KE 8
مَنْ قَالَ بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
*Man qāla bismillāhir-rahmānir-rahīmi ghufira lahu mā taqaddama min dzanbihi.*
"Barang siapa mengucapkan 'Bismillahir Rohmanir Rohim' (Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang) maka Allah mengampuni baginya dosa yang terdahulu (akan dilakukan)".
HADITS KE 9
اِذَا قُمْتُمْ فَقُوْلُوْا بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ فَاِنَّ النَّاسَ اِذَا اغْتَابُوْكُمْ يَمْنَعُهُمُ الْمَلِكُ عَنْ ذَلِكَ
*Idzā qumtum faqūlū bismillāhir-rahmānir-rahīmi wa shallallāhu 'alā sayyidinā Muhammadin wa 'alā ālihi wa shahbihi wa sallama fa innan-nāsa idzāaghtābūkum yamna'uhumul-maliku 'an dzālik.*
"Apabila kamu semua berdiri maka ucapkanlah 'Bismillahir Rohmanir Rohim' (Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang) dan 'Shollallahu ala Sayyidina Muhammad wa ala alihi washohbihi wasallam' (Semoga Allah memberikan rohmat kepada Baginda Muhammad beserta keluarga dan sahabat beliau, dan juga kesejahteraan), maka sesungguhnya manusia mereka menggunjing kepada kamu semua, maka Sang Raja (Allah SWT) akan mencegah mereka dari hal itu (gunjingan mereka)".
HADITS KE 10
اِذَا جَلَسْتُمْ مَجْلِسًا فَقُوْلُوْا بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ فَاِنَّ مَنْ فَعَلَ ذَلِكَ وَكَّلَ اللهُ بِهِ مَلَكًا يَمْنَعُهُمْ مِنَ الْغِيْبَةَ حَتَّى لَا يَغْتَابُوْكُمْ
*Idzā jalastum majlisan faqūlū bismillāhir-rahmānir-rahīmi wa shallallāhu 'alā sayyidinā Muhammadin wa 'alā ālihi wa shahbihi wa sallama fa inna man fa'ala dzālika wakkalallāhu bihi malakan yamna'uhum minal-ghībata hattā lā yaghtābūkum.*
"Apabila kamu semua duduk dalam sebuah majlis maka ucapkanlah 'Bismillahir Rohmanir Rohim' (Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang) dan 'Shollallahu ala Sayyidina Muhammad wa ala alihi washohbihi wasallam' (Semoga Allah memberikan rohmat kepada Baginda Muhammad beserta keluarga dan sahabat beliau, dan juga kesejahteraan), karena sesungguhnya orang yang melakukannya maka Allah akan memasrahkan malaikat kepadanya yang mencegah mereka (orang-orang) dari ghibah (menggunjing) sehingga mereka tidak menggunjing kepadamu semua".
Posting Komentar untuk "Terjemah Kitab Lubabul Hadits Bab ke - 3 : Keutamaan basmalah Teks Arab Berharakat, Latin, dan Artinya"