Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Terjemah Kitab Lubabul Hadits Bab ke - 2 : Keutamaan laa ilaaha illallah Teks Arab Berharakat, Latin, dan Artinya

Terjemah Kitab Lubabul Hadits Bab ke - 2  : Keutamaan laa ilaaha illallah Teks Arab Berharakat, Latin, dan Artinya
Terjemah Kitab Lubabul Hadits Bab ke - 2  : Keutamaan laa ilaaha illallah Teks Arab Berharakat, Latin, dan Artinya

Mengenal Kitab Lubabul Hadits Karya Imam Jalaluddin As-Suyuthi 

Kitab Lubabul Hadits adalah salah satu kitab hadis legendaris yang disusun oleh ulama besar mazhab Syafi'i, Imam Jalaluddin As-Suyuthi. Kitab klasik ini merangkum sari pati hadis-hadis pilihan yang berfokus pada panduan praktis ibadah, akhlak mulia, dan spiritual harian. Keunikan utama dari kitab ini adalah penyajiannya yang ringkas tanpa menyertakan rangkaian sanad (periwayat) yang panjang, sehingga memudahkan umat Islam dan penuntut ilmu awam untuk langsung memahami inti pesan setiap hadis.

Struktur Isi dan Daftar Bab Ringkas Lubabul Hadits

Secara struktur, isi Kitab Lubabul Hadits terbagi secara sistematis ke dalam 40 bab yang masing-masing memuat tepat 10 hadis, dengan total keseluruhan 400 hadis. Topik yang dibahas sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari seorang Muslim. Pembahasan di dalamnya dimulai dari bab keutamaan ilmu dan ulama, fadhilah bersuci (thaharah), salat, sedekah, hingga ditutup dengan bab bertema pengingat kematian serta kedahsyatan hari kiamat.

Terjemah kitab Lubabul Hadits Terjemah Kitab Lubabul Hadits Bab ke - 2  : Keutamaan laa ilaaha illallah Teks Arab Berharakat, Latin, dan Artinya

HADITS KE  1

مَنْ قَالَ كُلَّ يَوْمٍ لَا اِلٰهَ اِلَّا اللهُ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ مِائَةَ مَرَّةٍ جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَوَجْهُهُ كَالْبَدْرِ

*Man qāla kulla yaumin lā ilāha illallāhu Muhammadur rasūlullāhi mi'ata marratin jā'a yaumal-qiyāmati wa wajhuhu kal-badr.*

"Barang siapa mengucapkan 'La Ilaha Illallah Muhammadur Rosulullah' (tiada tuhan selain Allah, Nabi Muhammad adalah utusan Allah) setiap hari sebanyak 100 kali, maka dia akan datang pada hari kiamat sedangkan wajahnya seperti malam bulan purnama".


HADITS KE  2

اَفْضَلُ الذِّكْرِ لَا اِلٰهَ اِلَّا اللهُ وَاَفْضَلُ الدُّعَاءِ الْحَمْدُ لِلّٰهِ

*Afdhaludz-dzikri lā ilāha illallāhu wa afdhalud-du'ā'il-hamdulillāh.*

"Dzikir yang paling utama adalah 'La Ilaha Illallah' (tiada tuhan selain Allah), doa yang paling utama adalah 'Alhamdulillah' (segala puji hanya bagi Allah)".


HADITS KE  3

قَالَ اللهُ تَعَالٰى لَا اِلٰهَ اِلَّا اللهُ كَلَامِيْ وَاَنَا هُوَ مَنْ قَالَهَا دَخَلَ حِصْنِيْ وَمَنْ دَخَلَ حِصْنِيْ اَمِنَ مِنْ عِقَابِيْ

*Qālallāhu ta'ālā lā ilāha illallāhu kalāmī wa ana huwa man qālahā dakhala hishnī wa man dakhala hishnī amina min 'iqābī.*

"Allah yang Maha Luhur berfirman, 'La Ilaha Illallah' (tiada tuhan selain Allah) adalah firman-Ku, dan Aku adalah Dia (Allah), barang siapa yang mengucapkannya (La Ilaha Illallah) maka dia akan masuk ke dalam benteng-Ku (penjagaan-Ku), dan barang siapa masuk dalam benteng-Ku (penjagaan-Ku) maka dia akan aman dari siksa-Ku".


HADITS KE  4

اَدُّوْا زَكَاةَ اَبْدَانِكُمْ بِقَوْلِ لَا اِلٰهَ اِلَّا اللهُ

*Addū zakāta abdānikum biqauli lā ilāha illallāh.*

"Keluarkanlah zakat badanmu sekalian dengan ucapan 'La Ilaha Illallah' (tiada tuhan selain Allah)".


HADITS KE  5

مَا مِنْ عَبْدٍ يَقُوْلُ لَا اِلٰهَ اِلَّا اللهُ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ اِلَّا قَالَ اللهُ تَعَالٰى صَدَقَ عَبْدِيْ اَنَا اللهُ لَا اِلٰهَ اِلَّا اَنَا اُشْهِدُكُمْ يَامَلَائِكَتِيْ قَدْ غَفَرْتُ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ وَمَا تَأَخَّرَ

*Mā min 'abdin yaqūlu lā ilāha illallāhu Muhammadur rasūlullāhi illā qālallāhu ta'ālā shadaqa 'abdī anallāhu lā ilāha illā ana usyhidukum yā malā'ikatī qad ghafartu lahu mā taqaddama min dzanbihi wa mā ta'akhkhar.*

"Tidaklah seorang hamba mengucapkan 'La Ilaha Illallah Muhammadur Rosulullah' (tiada tuhan selain Allah, Nabi Muhammad adalah utusan Allah) kecuali Allah yang Maha Luhur berfirman 'Benar (apa yang dikatakan) hamba-Ku, Aku adalah Allah, tiada tuhan selain Aku, Aku bersaksi kepada kalian wahai para malaikat-Ku bahwa Aku telah benar-benar mengampuni baginya dosa yang terdahulu (sudah dilakukan) dan dosa yang akhir (akan dilakukan)'".

HADITS KE  6

مَنْ قَالَ لَا اِلٰهَ اِلَّا اللهُ خَالِصًا مُخْلِصًا دَخَلَ الْجَنَّةَ

*Man qāla lā ilāha illallāhu khālishan mukhlishan dakhalal-jannah.*

"Barang siapa mengucapkan 'La Ilaha Illallah' (tiada tuhan selain Allah) dengan ikhlas lagi murni maka dia masuk surga".


HADITS KE  7

مَنْ كَانَ اَوَّلُ كَلَامِهِ لَا اِلٰهَ اِلَّا اللهُ وَاٰخِرُ كَلَامِهِ وَعَمِلَ اَلْفَ سَيِّئَةٍ اِنْ عَاشَ اَلْفَ سَنَةٍ لَا يَسْأَلُ اللهُ عَنْ ذَنْبٍ وَاحِدٍ

*Man kāna awwalu kalāmihi lā ilāha illallāhu wa ākhiru kalāmihi wa 'amila alfa sayyi'atin in 'āsya alfa sanatin lā yas'alullāhu 'an dzanbin wāhid.*

"Barang siapa yang di awal perkataannya adalah 'La Ilaha Illallah' (tiada tuhan selain Allah) dan di akhir perkataannya adalah 'La Ilaha Illallah' (tiada tuhan selain Allah) dan dia melakukan 1000 keburukan, jika dia hidup selama 1000 tahun maka Allah tidak akan menanyainya satu dosa pun".


HADITS KE  8

مَنْ قَالَ لَا اِلٰهَ اِلَّا اللهُ مِنْ غَيْرِ عُجْبٍ طَارَ بِهَا طَائِرٌ تَحْتَ الْعَرْشِ يُسَبِّحُ مَعَ الْمُسَبِّحِيْنَ اِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ وَيُكْتَبُ لَهُ ثَوَابُهُ

*Man qāla lā ilāha illallāhu min ghairi 'ujbin thāra bihā thā'irun tahtal-'arsyi yusabbihu ma'al-musabbihīna ilā yaumil-qiyāmati wa yuktabu lahu tsawābuh.*

"Barang siapa yang mengucapkan 'La Ilaha Illallah' (tiada tuhan selain Allah) tanpa membanggakan diri, maka terbanglah bersamanya (kalimat 'La Ilaha Illallah') seorang yang terbang (malaikat menuju) di bawah Arsy, dia (malaikat) membaca tasbih bersama orang-orang yang bertasbih (para malaikat yang bertasbih) sampai di hari kiamat dan ditulis baginya (orang yang membaca 'La Ilaha Illallah') pahalanya (pahala malaikat yang membaca tasbih sampai hari kiamat)".


HADITS KE  9

مَنْ قَالَ لَا اِلٰهَ اِلَّا اللهُ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ غُفِرَ لَهُ ذُنُوْبُهُ وَاِنْ كَانَتْ مِثْلَ زَبَدِ الْبَحْرِ

*Man qāla lā ilāha illallāhu Muhammadur rasūlullāhi ghufira lahu dzunūbuhu wa in kānat mitsla zabadil-bahr.*

"Barang siapa mengucapkan 'La Ilaha Illallah Muhammadur Rosulullah' (tiada tuhan selain Allah, Nabi Muhammad adalah utusan Allah) sekali, maka diampuni baginya dosa-dosanya dan meskipun dosa-dosa itu seumpama buih lautan".

HADITS KE  10

اِذَا مَرَّ الْمُؤْمِنُ عَلَى الْمَقَابِرِ فَقَالَ، لَا اِلٰهَ اِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِ وَيُمِيْتُ وَهُوَ حَيٌّ لَا يَمُوْتُ بِيَدِهِ الْخَيْرُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، نَوَّرَ اللهُ تِلْكَ الْقُبُوْرَ كَلَّهَا وَغَفَرَ لَقَائَلِهَا وَكَتَبَ لَهُ اَلْفَ الْفِ حَسَنَةٍ وَرَفَعَ لَهُ اَلْفَ اَلْفِ دَرَجَةٍ وَحَطَّ عَنْهُ اَلْفَ اَلْفِ سَيِّئَةٍ

*Idzā marral-mu'minu 'alal-maqābiri faqāla, lā ilāha illallāhu wahdahu lā syarīka lahu lahul-mulku wa lahul-hamdu yuhyī wa yumītu wa huwa hayyun lā yamūtu biyadihil-khairu wa huwa 'alā kulli syai'in qadīr, nawwarallāhu tilkal-qubūra kullahā wa ghafara liqā'ilahā wa kataba lahu alfa alfi hasanatin wa rafa'a lahu alfa alfi darajatin wa haththa 'anhu alfa alfi sayyi'atin.*

"Jika seorang mukmin melewati kuburan, kemudian dia mengucapkan 'Tiada tuhan selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya kerajaan (apa yang ada di dunia dan akhirat) dan bagi-Nya pujian, Dia memberi kehidupan dan Dia memberi kematian, dan Dia Maha Hidup Dia tidak akan mati, kebaikan ada dalam kekuasaan-Nya, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu', maka Allah akan menerangi kuburan itu semuanya, Allah mengampuni bagi orang yang mengucapkannya, Allah mencatat baginya sejuta kebaikan, Allah mengangkat baginya sejuta derajat, dan Allah melebur darinya sejuta keburukan".

Posting Komentar untuk "Terjemah Kitab Lubabul Hadits Bab ke - 2 : Keutamaan laa ilaaha illallah Teks Arab Berharakat, Latin, dan Artinya"