Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Terjemah Kitab Lubabul Hadits Bab ke - 13 : Keutamaan puasa Teks Arab Berharakat, Latin, dan Artinya

Terjemah Kitab Lubabul Hadits Bab ke - 13 : Keutamaan puasa Teks Arab Berharakat, Latin, dan Artinya
Terjemah Kitab Lubabul Hadits Bab ke - 13 : Keutamaan puasa Teks Arab Berharakat, Latin, dan Artinya

Mengenal Kitab Lubabul Hadits Karya Imam Jalaluddin As-Suyuthi 

Kitab Lubabul Hadits adalah salah satu kitab hadis legendaris yang disusun oleh ulama besar mazhab Syafi'i, Imam Jalaluddin As-Suyuthi. Kitab klasik ini merangkum sari pati hadis-hadis pilihan yang berfokus pada panduan praktis ibadah, akhlak mulia, dan spiritual harian. Keunikan utama dari kitab ini adalah penyajiannya yang ringkas tanpa menyertakan rangkaian sanad (periwayat) yang panjang, sehingga memudahkan umat Islam dan penuntut ilmu awam untuk langsung memahami inti pesan setiap hadis.

Struktur Isi dan Daftar Bab Ringkas Lubabul Hadits

Secara struktur, isi Kitab Lubabul Hadits terbagi secara sistematis ke dalam 40 bab yang masing-masing memuat tepat 10 hadis, dengan total keseluruhan 400 hadis. Topik yang dibahas sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari seorang Muslim. Pembahasan di dalamnya dimulai dari bab keutamaan ilmu dan ulama, fadhilah bersuci (thaharah), salat, sedekah, hingga ditutup dengan bab bertema pengingat kematian serta kedahsyatan hari kiamat.

Terjemah Kitab Lubabul Hadits Bab ke - 13 : Keutamaan puasa Teks Arab Berharakat, Latin, dan Artinya

HADITS KE 1

قَالَ اللهُ تَعَالٰى : اَلصَّوْمُ لِيْ وَأَنَا أَجْزِيْ بِهِ

*Qālallāhu ta'ālā: Ash-shaumu lī wa ana ajzī bih.*

"Allah ta'ala berfirman: 'Puasa adalah milik-Ku, dan Aku yang akan membalasnya'".


HADITS KE 2

لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ يَفْرَحُ بِهِمَا فَرْحَةٌ عِنْدَ إِفْطَارِهِ وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ

*Lish-shā'imi farhatāni yafrahu bihimā farhatun 'inda ifthārihi wa farhatun 'inda liqā'i rabbih.*

"Bagi orang yang berpuasa ada 2 kebahagiaan yang dia bahagia karena keduanya, kebahagiaan pertama adalah ketika berbuka dan kebahagiaan kedua adalah ketika bertemu Tuhannya".


HADITS KE 3

لَخُلُوْفُ فَمِّ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللهِ مِنْ رِيْحِ الْمِسْكِ

*Lakhulūfu fammish-shā'imi athyabu 'indallāhi min rīhil-misk.*

"Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum bagi Allah daripada bau minyak misik".


HADITS KE 4

عَلَيْكُمْ بِالْغَنِيْمَةِ الْبَارِدَةِ قَالُوْا يَا رَسُوْلَ اللهِ وَمَا الْغَنِيْمَةُ الْبَارِدَةُ ؟ قَالَ: الصَّوْمُ فِي الشِّتَاءِ الْغَنِيْمَةُ الْبَارِدَةُ

*'Alaikum bil-ghanīmatil-bāridah. Qālū yā rasūlallāhi wa mal-ghanīmatul-bāridah? Qāla: Ash-shaumu fisysy-syitā'il-ghanīmatul-bāridah.*

"Ambillah kamu sekalian harta rampasan yang dingin. Para sahabat bertanya, 'Wahai Rosulullah dan apa harta rampasan yang dingin itu?'. Rosulullah SAW menjawab, 'Berpuasa di waktu dingin adalah harta rampasan yang dingin'".


HADITS KE 5

مَنْ صَامَ يَوْمًا مِنْ رَمَضَانَ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ وَمَا تَأَخَّرَ فَإِذَا تَمَّ رَمَضَانُ لَا يُكْتَبُ عَلَيْهِ ذَنْبٌ إِلَى الْحَوْلِ الْاٰخَرَ، فَإِنْ مَاتَ قَبْلَ رَمَضَانَ اٰخَرَ جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلَيْسَ عَلَيْهِ ذَنْبٌ

*Man shāma yauman min Ramadhāna ghufira lahu mā taqaddama min dzanbihi wa mā ta'akhkhar, fa idzā tamma Ramadhānu lā yuktabu 'alaihi dzanbun ilal-haulil-ākhar, fa in māta qabla Ramadhāna ākhara jā'a yaumal-qiyāmati wa laisa 'alaihi dzanb.*

"Barang siapa berpuasa sehari di Bulan Ramadhan, maka diampuni baginya dosa yang terdahulu (yang sudah dilakukan) dan dosa yang akhir (yang akan dilakukan). Tatkala sempurna Bulan Ramadhan maka tidak ditulis padanya satu dosa pun sampai tahun lainnya (berikutnya). Jika dia meninggal sebelum Bulan Ramadhan lainnya (berikutnya) maka dia datang di hari kiamat sedangkan tidak ada satu dosa pun padanya (1)".

Catatan (1):

Dalam Kitab Tanqihul Qoul oleh Imam Nawawi Al-Banteni dijelaskan bahwa maksud dosa-dosa yang diampuni selama setahun berikutnya adalah dosa-dosa kecil yang berhubungan dengan Allah SWT.


HADITS KE 6

لَوْ أَذِنَ اللهُ لِلسَّمٰوَاتِ وَالْأَرْضِ أَنْ تَتَكَلَّمَا لَقَالَتَا بُشْرٰى لِمَنْ صَامَ رَمَضَانَ بِالْجَنَّةِ

*Lau adzinallāhu lis-samāwāti wal-ardhi an tatakallamā laqālatā busyrā liman shāma Ramadhāna bil-jannah.*

"Jika Allah yang Maha Luhur mengizinkan kepada langit dan bumi untuk berbicara, maka keduanya akan berkata 'Berita gembira bagi orang yang berpuasa di Bulan Ramadhan dengan (masuk) surga'".


HADITS KE 7

اَلصِّيَامُ جُنَّةٌ مِنَ النَّارِ كَجُنَّةِ اَحَدِكُمْ مِنَ الْقِتَالِ

*Ash-shiyāmu junnatun minan-nāri kajunnati ahadikum minal-qitāl.*

"Puasa adalah perisai dari neraka seperti perisai salah satu dari kamu sekalian dari perang".


HADITS KE 8

اَلصَّائِمُ إِذَا أَفْطَرَ صَلَّتْ عَلَيْهِ الْمَلَائِكَةُ حَتَّى يَفْرَغَ

*Ash-shā'imu idzā afthara shallat 'alaihil-malā'ikatu hattā yafragh.*

"Orang yang berpuasa ketika dia berbuka maka para malaikat mendoakan rohmat kepadanya sampai selesai berbuka".


HADITS KE 9

لِكُلِّ شَيْءٍ زَكَاةٌ وَزَكَاةُ الْجَسَدِ الصَّوْمُ

*Likulli syai'in zakātun wa zakātul-jasadi ash-shaum.*

"Bagi setiap apapun ada zakatnya dan zakatnya jasad adalah berpuasa".


HADITS KE 10

نَوْمُ الصَّائِمِ عِبَادَةٌ، وَصَمْتُهُ تَسْبِيْحٌ، وَعَمَلُهُ مُضَاعَفٌ، وَدُعَاؤُهُ مُسْتَجَابٌ، وَذَنْبُهُ مَغْفُوْرٌ

*Naumush-shā'imi 'ibādah, wa sham tuhu tasbīh, wa 'amaluhu mudhā'af, wa du'ā'uhu mustajāb, wa dzanbuhu maghfūr.*

"Tidurnya orang yang berpuasa adalah ibadah, diamnya adalah tasbih, amalnya dilipatgandakan, doanya dikabulkan, dan dosanya diampuni".

Posting Komentar untuk "Terjemah Kitab Lubabul Hadits Bab ke - 13 : Keutamaan puasa Teks Arab Berharakat, Latin, dan Artinya"