Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Terjemah Kitab Lubabul Hadits Bab ke - 10 : Keutamaan Jum'at Teks Arab Berharakat, Latin, dan Artinya

Terjemah Kitab Lubabul Hadits Bab ke - 10 : Keutamaan Jum'at Teks Arab Berharakat, Latin, dan Artinya
Terjemah Kitab Lubabul Hadits Bab ke - 10 : Keutamaan Jum'at Teks Arab Berharakat, Latin, dan Artinya

Mengenal Kitab Lubabul Hadits Karya Imam Jalaluddin As-Suyuthi 

Kitab Lubabul Hadits adalah salah satu kitab hadis legendaris yang disusun oleh ulama besar mazhab Syafi'i, Imam Jalaluddin As-Suyuthi. Kitab klasik ini merangkum sari pati hadis-hadis pilihan yang berfokus pada panduan praktis ibadah, akhlak mulia, dan spiritual harian. Keunikan utama dari kitab ini adalah penyajiannya yang ringkas tanpa menyertakan rangkaian sanad (periwayat) yang panjang, sehingga memudahkan umat Islam dan penuntut ilmu awam untuk langsung memahami inti pesan setiap hadis.

Struktur Isi dan Daftar Bab Ringkas Lubabul Hadits

Secara struktur, isi Kitab Lubabul Hadits terbagi secara sistematis ke dalam 40 bab yang masing-masing memuat tepat 10 hadis, dengan total keseluruhan 400 hadis. Topik yang dibahas sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari seorang Muslim. Pembahasan di dalamnya dimulai dari bab keutamaan ilmu dan ulama, fadhilah bersuci (thaharah), salat, sedekah, hingga ditutup dengan bab bertema pengingat kematian serta kedahsyatan hari kiamat.

Terjemah kitab Lubabul Hadits Bab ke - 1  : Keutamaan ilmu dan ulama

HADITS KE 1

سَيِّدُ الْأَيَّامِ يَوْمُ الْجُمُعَةِ

*Sayyidul-ayyāmi yaumul-jumu'ah.*

"Baginda (pemimpin) dari hari adalah hari Jum'at".


HADITS KE 2

مَنِ اغْتَسَلَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ كُفِّرَتْ عَنْهُ ذُنُوْبُهُ وَخَطَايَاهُ

*Manightasala yaumal-jumu'ati kuffirat 'anhu dzunūbuhu wa khathāyāh.*

"Barang siapa yang mandi di hari Jum'at, niscaya dileburlah darinya dosa-dosa dan kesalahannya".


HADITS KE 3

إِنَّ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَلَيْلَتَهَا أَرْبَعَةٌ وَعِشْرُوْنَ سَاعَةً يُعْتِقُ اللهُ فِيْ كُلِّ سَاعَةٍ مِنْهَا سِتَّمِائَةِ أَلْفِ عَتِيْقٍ مِنَ النَّارِ

*Inna yaumal-jumu'ati wa lailatahā arba'atun wa 'isyrūna sā'atan yu'tiqullāhu fī kulli sā'atin minhā sittami'ati alfi 'atīqin minan-nār.*

"Sesungguhnya di hari Jum'at dan malamnya ada 24 jam, Allah memerdekakan di setiap jamnya 600.000 orang merdeka (orang yang wajib masuk neraka) dari neraka".


HADITS KE 4

مَنْ تَرَكَ الْجُمُعَةَ مِنْ غَيْرِ عُذْرٍ فَلْيَتَصَدَّقْ بِدِيْنَارٍ فَإِنْ لَمْ يَجِدْ فَبِنِصْفِ دِيْنَارٍ

*Man tarakal-jumu'ata min ghairi 'udzrin falyatashaddaq bidīnārin fa in lam yajid fabinishfi dīnār.*

"Barang siapa meninggalkan sholat Jum'at tanpa udzur (alasan), maka hendaklah dia bershodaqoh dengan satu dinar, jika dia tidak mendapatinya maka dengan setengah dinar".


HADITS KE 5

مَنْ تَرَكَ ثَلاَثَ جُمَعٍ تَهَاوُنًا بِهَا طَبَعَ اللهُ عَلَى قَلْبِهِ

*Man taraka tsalātsa juma'in tahāwunan bihā thaba'allāhu 'alā qalbih.*

"Barang siapa meninggalkan 3 kali sholat Jum'at karena meremehkannya (tanpa adanya udzur dan alasan), maka Allah mengunci hatinya".


HADITS KE 6

مَنْ تَرَكَ ثَلاَثَ جُمُعَاتٍ مِنْ غَيْرِ عُذْرٍ كُتِبَ مِنَ الْمُنَافِقِيْنَ

*Man taraka tsalātsa jumu'ātin min ghairi 'udzrin kutiba minal-munāfiqīn.*

"Barang siapa meninggalkan 3 kali sholat Jum'at tanpa udzur (alasan), maka dia dicatat termasuk golongan orang munafiq".


HADITS KE 7 

مَنْ مَاتَ يَوْمَ الجُمُعَةِ أَوْ لَيْلَتَهَا رُفِعَ عَنْهُ عَذَابُ الْقَبْرِ

*Man māta yaumal-jumu'ati au lailatahā rufi'a 'anhu 'adzābul-qabr.*

"Barang siapa meninggal dunia pada hari Jum'at atau malamnya, maka dihilangkan darinya siksa kubur".


HADITS KE 8 

مَنْ قَالَ يَوْمَ الْجُمْعَةِ لِصَاحِبِهِ وَالْإِمَامُ يَخْطُبُ أَنْصِتَ، أَوْ تَكَلَّمَ أَوْ عَبِثَ أَوْ أَشَارَ بِيَدِهِ أَوْ بِرَأْسِهِ فَقَدْ لَغَا وَمَنْ لَغَا فَلاَ جُمُعَةَ لَهُ

*Man qāla yaumal-jumu'ati lishāhibihi wal-imāmu yakhthubu anshita, au takallama au 'abitsa au asyāra biyadihi au bira'sihi faqad laghā wa man laghā falā jumu'ata lah.*

"Barang siapa berkata 'diamlah' kepada temannya di hari Jum'at (ketika melaksanakan sholat Jum'at) sedangkan imam sedang berkhutbah, atau dia berbicara, atau melakukan suatu yang tidak berfaidah, atau memberi isyarat dengan tangannya atau dengan kepalanya, maka dia telah benar-benar melakukan hal sia-sia. Barang siapa melakukan hal sia-sia maka tidak ada jum'at baginya".


HADITS KE 9

غُسْلُ يَوْمِ الْجُمُعَةِ وَاجِبٌ عَلَى كُلِّ مُحْتَلِمٍ

*Ghuslu yaumil-jumu'ati wājibun 'alā kulli muhtalim.*

"Mandi di hari Jum'at adalah wajib (1) bagi setiap orang yang baligh".

Catatan (1):

Dalam keterangan Kitab Tanqihul Qoul oleh Imam Nawawi Al-Banteni, maksud kata "wajib" bukanlah wajib fardlu seperti fardlu ain, tetapi wajib di dalam kesunnahan, harga diri (kewibawaan), atau keikhlasan. Para ulama' ahli fiqih sendiri menghukumi mandi jum'at dengan sunnah muakkad.


HADITS KE 10

مَنْ أَدْرَكَ الْجُمُعَةَ فَلَهُ عِنْدَ اللهِ أَجْرُ مِائَةِ شَهِيْدٍ

*Man adrakal-jumu'ata falahu 'indallāhi ajru mi'ati syahīd.*

"Barang siapa yang menyempatkan (melakukan) sholat Jum'at maka baginya di sisi Allah adalah pahala 100 orang mati syahid".

Posting Komentar untuk "Terjemah Kitab Lubabul Hadits Bab ke - 10 : Keutamaan Jum'at Teks Arab Berharakat, Latin, dan Artinya"