Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Teks Bacaan Ratib Al Haddad beserta Arab berharakat, dan Terjemah Artinya

Teks Bacaan Ratib Al Haddad beserta Arab berharakat, dan Terjemah Artinya

Ratib Al Haddad Disusun oleh Al-Imam Al-Habib Abdullah bin Alwy Al-Hadad.

Ratib dalam istilah tasawuf berarti suatu bentuk zikir yang disusun oleh seorang guru/mursyid tarekat atau  seorang ulama arifbillah untuk dibaca pada waktu-waktu tertentu oleh seseorang atau secara berjamaah sesuai dengan susunan aturan yang telah ditentukan oleh penyusunnya. Ratib al-Hadad mengandung zikir yang diambil dari ayat-ayat suci Al-Quran, zikir Nabawiyah, tasbihaat (puji-pujian bagi Allah), dan doa-doa Rasulullah SAW yang terdapat didalam hadist shahih. Sumbangan yang amat besar bagi  kepentingan dan kemaslahatan umat Islam oleh al-Habib Abdullah bin Alwy Al-Hadad ra. berupa susunan zikir-zikir tersebut didalam sebuah kitab kecil yang dikenal sebagai Ratib-ush-Shahir yang terkenal hingga sekarang dengan sebutan Ratib Al-Hadad. Ratib ini berupa kumpulan-kumpulan doa yang dasar, agar memudahkan kaum muslimin untuk membacanya karena hanya memakan waktu kurang lebih sekitar 15 menit. Kemudahan ini dikarenakan Al-Habib Abdullah bin Alwy Al-Hadad mengingat sunnah Rasul SAW agar tidak menyulitkan umat muslimin. Ratib ini biasa dibaca pada waktu-waktu yang tertentu (Sehabis Maghrib/Isya) sehari sekali, tetapi tidak menutup kemungkinan dibaca di lain waktu atau pada acara-acara tertentu (walimah, tahlilan, syukuran dsb).

Berikut Teks Bacaan Ratib Al Haddad beserta Arab berharakat, dan Terjemah Artinya

الفَاتِحَة إِلَى حَضْرَةِ رُوْحِ صاَحِبِ الرَّاتِبِ, وَ سَيِّدِنَا وَشَفِيعِنَا وَنَبِيِّنَا وَمَوْلانَا مُحَمَّد صلى الله عليه وسلم - الفاتحة- 

Al-Faatihah ilaa hadhrati ruuhi shaahibi raatib, wa ilaa hadhrati ruuhi Sayyidina wa Habiibina wa Syafi’ina wa Maulana Musthafa Muhammad SAW. Al-Faatihah…..

Al-Fatihah untuk kehadirat penyusun ratib ini, dan kehadirat ruhnya Tuanku, kekasih kami, dan pemberi syafa’at kami, pemimpin kami, Baginda Nabi Muhammad SAW

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ. الم. ذلِكَ اْلكِتَابُ لاَرَيْبَ فِيْهِ هُدًى لِلْمُتَّقِيْنَ. اَلَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيْمُوْنَ الصَّلاَةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُوْنَ. وَالَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ وَمَا أُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ وَبِالْاخِرَةِ هُمْ يُوْقِنُوْنَ. اُولئِكَ عَلَى هُدًى مِنْ رَبِّهِمْ وَاُولئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ.

Bismillaahirrahmaanirrahiim. Alif-laam-miim. Dzalikal kitaabu laa raiba fiihi hudallil muttaqiin. Alladziina yu’minuuna bil-ghaibi wayuqimunash shalaata wa mimmaa razaqnaahum yunfiquuna. Wal-laziina yu’minuuna bimaa unzila ilaika wa maa unzila min qablika wa bil aakhirati hum yuqiinuun. Ulaa-ika ‘alaa hudam mirrabihim wa ulaa-ika humul muflihuun.

“Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang”.

“(1).Alif laam miim (2).Kitab(Al-Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya petunjuk bagi mereka yang bertakwa (3).(yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, mendirikan salat dan menafkahkan sebahagian rizki yang Kami anugrahkan kepada mereka (4).dan  mereka yang beriman kepada Kitab (Al-Qur’an) yang telah diturunkan kepadamu dan kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat (5). Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhannya dan merekalah orang-orang yang beruntung.”

وَإِلهُكُمْ إِلهُ وَاحِدٌ لاَإِلهَ إِلاَّ هُوَ الرَّحْمنُ الرَّحِيْمُ

Wa ilaa hukum ilaahuw waahid laa ilaaha illaa huwar-rahmaanur-rahiim.

“(163). Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan melainkan Dia, Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang“

اللهُ لاَ إِلَهَ اِلاَّ هُوَ اْلحَيُّ الْقَيُّوْمُ لاَتَأْخُذُه سِنَةٌ وَلاَنَوْمٌ. لَهُ مَافِى السَّمَاوَاتِ وَمَافِى اْلأَرْضِ مَنْ ذَالَّذِى يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلاَّ بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَابَيْنَ أَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلاَيُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلاَّ بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَلاَ يَؤدُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ.

Allaahu laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuum, laa ta’khudzuhuu sinatuw walaa naum, lahuu maa fis samaawaati wamaa fil ardhi, man dzal ladzii yasyfa’u ‘indahuu illaa bi ‘idznihi,  ya’lamu maa baina aidiihim wamaa khalfahum walaa yuhiithuuna bisyai-im min ‘ilmihi illaa bi maa syaa-a, wasi’a kursiyyuhus samaawaati wal ardho, wa laa ya-uduhu hif-zhuhumaa wa huwal ‘alliyyil ‘azhiim

“(255). Allah, tiada Tuhan melainkan Dia, yang hidup kekal lagi terus menerus, tidak pernah mengantuk dan tidak pernah tidur.KepunyaanNya segala apa yg ada di langit dan di bumi.siapakah yg dapat memberi syafaat disisi Allah tanpa izinNya? Allah mengetahui apa-apa yg ada di hadapan mereka dan yg di belakang mereka. Sedang mereka tidak dapat meliputi sesuatu pun dari ilmu Allah melainkan apa yg Allah kehendaki, Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.”

لِلّهِ مَافِى السَّمَاوَاتِ وَمَا في اْلأَرْضِ وَإِنْ تُبْدُوْا مَافِى أَنْفُسِكُمْ أَوْ تُخْفُوْهُ يُحَاسِبْكُمْ بِهِ اللهِ فَيُغْفِرُ لِمَنْ يَشَاءُ وَيُعَذِّبُ مَنْ يَشَاءُ. وَاللهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ.

Lillaahi maa fissamaawaati wa maa fil ardhli, wa in tubduu maa anfusikum au takhfuuhu yuhasibkum bihillaahu,fayaghfiru liman yasyaa-u wa yu’adzdzibu man yasyaa-u wallaahu ‘alaa kulli syai’in qadiirun.

“(284).Kepunyaan Allah segala apa yang ada di langit dan di bumi. Dan Jika kamu melahirkan apa yang ada di hati kamu atau kamu menyembunyikannya niscaya Allah akan membuat perhitungan dengan lamu tentang perbuatan itu. Maka Allah mengampuni siapa saja yang dikehendaki-NYA dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

امَنَ الرَّسُوْلُ بِمَا أُنْزِلَ اِلَيْهِ مِنْ رَبَّهِ وَالْمُؤْمِنُوْنَ. كُلٌّ امَنَ بِاللهِ وَمَلاَئِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لاَنُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ وَقَالُوْا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيْرُ.

Aamanar rasuulu bimaa unzila ilaihi mirrabbihii wal mu’minuuna kullun aamana billaahi wa malaaikatihii wakutubihii warusulihii laa nufarriqu baina ahadin mir rusulihii wa qaaluu sami’naa wa atha’naa ghufraanaka rabbanaa wa ilaikal mashiir.

 (285) Rasul (SAW) telah beriman kepada Al Qur’an yg telah diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman, semuanya beriman kepada Allah, malaikat2Nya, kitab2Nya, rasul2Nya, (mereka mengatakan) kami tidak membeda-bedakan antara seseorang pun dari rasul-rasulNya, dan mereka mengatakan “ kami dengar dan kami taat” (mereka berdo’a) ampunilah kami Ya Tuhan kami dan kepadaMu-lah kami kembali.”

لاَيُكَلِّفُ نَفْسًا إِلاَّ وُسْعَهَا لَهَا مَاكَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَااكْتَسَبَتْ رَبَّنَا لاَتُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِيْنَ أَوْ أَخْطَعْنَا رَبَّنَا وَلاَ تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلاَ تُحَمِّلْنَا مَالاَطَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلاَنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِيْنَ

Laa yukallifullaahu nafsan illa wus’ahaa lahaa maa kasabat wa’alaihaa maktasabat, rabbana laa tu-aakhidznaa in nasiinaa au akhtha’naa rabbanaa walaa tahmil ‘alainaa ishran kamaa hamaltahuu ‘alal ladziina min qablinaa rabbanaa walaa tuhammilnaa maa laa thaaqata lanaa bih, wa’fu’anna waghfirlanaa warhamnaa anta maulaanaa fanshurnaa ‘alal qaumil kaafiriin.

 “(286).Allah tidak membebani seseorang melainkan lebih dari kemampuannya. Ia mendapat pahala dari kebajikan yang diusahakannya dan ia mendapat siksa dari kejahatan yang dikerjakannya (mereka berdo’a) Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada oramg-orang sebelum kami, Ya Tuhan kami janganlah pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami, ampunilah kami dan rahmatilah kami.Engkau penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir”

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ.  3×

Laa ilaaha ilallahu wahdahu laa syarikallaahu lahul mulku walahul hamdu yuhyii wa yumiitu wa huwa ‘alaa kulli syai-in qadiir (3x)

“Tiada Tuhan yang sebenarnya berhak dsembah, kecuali hanya Allah Yang Tunggal, tiada sekutu bagi-Nya, Dialah yang memiliki kerajaan ini dan memiliki segala puji. Dialah yang menghidupkan dan yang mematikan, dan Dialah yang sangat berkuasa atas segala sesuatu.” 3x

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ 3×

Subhananallaahi walhamdulillaahi walaa ilaaha illallaaha wallaahu akbar (3x)

“Maha Suci Allah, dan segala puji hanya khusus bagi Allah, dan tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali hanyalah Allah dan Allah Tuhan Yang Maha Besar.” 3x

سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيْمِ 3×

Subhaanallaahi wa bihamdihii subhaanallaahil ‘azhiim (3x)

“Maha Suci Allah dengan segala puji kepada-Nya dan Maha Suci Allah Yang Maha Agung.” 3x

رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ. 3×

Rabbanaghfirlanaa watub’alainaa innaka antat tawwaabur rahiim (3x)

“Ya Allah ampunilah dosaku dan berikan aku tobat, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun  lagi Penyayang.” 3x

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ، اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ. 3×

Allahumm shalli  ‘alaa Muhammadin, Allaahumma shalli ‘alaihi wassallim (3x)

“Wahai Tuhan kami, berilah shalawat/rahmat-Mu kepada Nabi Muhammad, Ya Tuhan Kami berilah shalawat/rahmat-Mu kepadanya dan kesejahteraan-Mu.” 3x

أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّآمَّاتِ مِنْ شَرِّمَا خَلَقَ  3×.

A’uudzu bikalimaatillahit taammaati min syarri maa khalaq (3x)

“Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna, dari kejahatan apa-apa yang diciptakan-Nya” 3x

بِسْمِ اللهِ الَّذِيْ لَايَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ 3×

Bismillaahil ladziy laa yadhurru ma’asmihii syai-un fil ardhi walaa fis samaa’ii wahuwas samii’ul ‘aliim. (3x)

“(Aku menjalani hidup pada siang atau malam ini) Dengan nama Allah yang tidak ada sesuatu pun dapat memberi mudharat, baik di bumi maupun di langit dan Dia- lah Tuhan yang maha mendengar lagi maha  mengetahui” 3x

رَضِيْنَا بِاللهِ رَبًّا وَبِالْإِسْلَامِ دِيْنًا وَبِسَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَاٰلِهِ وَسَلَّمَ نَبِيًّا وَرَسُوْلًا 3×

Radhiitu billaahi rabba wa bil islaami diina wa bi Sayyidina Muhammadin Shalallaahu ‘Alaihi Wasalaam nabiyyan wa rasuula (3x)

“Kami rela Allah sebagai Tuhan kami, Islam sebagai agama kami, dan Nabi Muhammad SAW  sebagai Nabi dan RasulMU” 3x

بِسْمِ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَالْخَيْرُ وَالشَّـرُّ بِمَشِيْئَـةِ اللهِ. 3×

Bismillaahi walhamdulillaahi wal khairu wasy-syarru bimasyii-atillaah (3x)

 “Dengan nama Allah dan segala puji hanya tertentu bagi Allah dan segala kebajikan dan kejahatan, dengan segala ketentuan Allah” 3x

آمَنَّا بِاللهِ وَاليَوْمِ الآخِرِ تُبْناَ إِلَى اللهِ باَطِناً وَظَاهِرًا. 3×

Aamannaa billaahi wal yaumil aakhiri tubnaa ilallaah baathinaw wa zhaahiran (3x)

“Kami (menyatakan) beriman kepada Allah dan hari akhir, dan kami bertobat kepada Allah lahir maupun batin” 3x

يَا رَبَّنَا وَاعْفُ عَنَّا وَامْحُ الَّذِيْ كَانَ مِنَّا. 3×

Yaa rabbanaa wa’fu ‘annaa wamhul ladziy kaana minnaa (3x)

“Ya Tuhan kami, berilah kami maaf dan hapuskanlah apa – apa yang ada pada kami (dosa – dosa)”

ياَ ذَا الْجَلاَلِ وَالإِكْراَمِ أَمِتْناَ عَلَى دِيْنِ الإِسْلاَمِ. 7x

Yaa dzal jalaali wal ikraam, amitnaa ‘alaa diinil Islaam (7x)

“Wahai Tuhan yang mempunyai sifat Keagungan dan sifat Pemurah, matikanlah kami dalam lingkungan agama Islam” 3x

ياَ قَوِيُّ ياَ مَتِيْـنُ  إَكْفِ شَرَّ الظَّالِمِيْـنَ. 3×

Yaa qawiyyu yaa matiinu ikfi syarrazh zhaalimiin (3x)

“Ya Tuhan yang Maha Kuat lagi Maha Gagah, hindarkanlah kami dari kejahatan orang – orang zhalim”  3x

أَصْلَحَ اللهُ أُمُوْرَ الْمُسْلِمِيْنَ صَرَفَ اللهُ شَرَّ الْمُؤْذِيْنَ. 3×

Ashlahallaahu umuural muslimiin sharafallaahu syarral mu’dziin (3x)

“Semoga Allah memperbaiki semua urusan kaum muslimin dan menghindarkan mereka dari kejahatan orang – orang yang suka mengganggu” 3x

يَا عَلِيُّ يَاكَبِيْرُ يَا عَلِيْمُ يَاقَدِيْرُ يَا سَمِيْعُ يَابَصِيْرُ يَالَطِيْفُ يَاخَبِيْرُ 3×

Yaa ‘aliyyu yaa kabiiru yaa ‘aliimu yaa qadiiru yaa samii’u yaa bashiiru yaa lathiifu yaa khabiir (3x)

“Ya Tuhan yang Maha Tinggi lagi Maha Besar, Maha Mendengar lagi Melihat, Maha Lemah Lembut lagi Maha Mengamati” 3x

ياَ فَارِجَ الهَمِّ يَا كَاشِفَ الغَّمِّ يَا مَنْ لِعَبْدِهِ يَغْفِرُ وَيَرْحَمُ. 3x

Yaa faarijal ham, yaa kaasyifal gham yaa mal li’abdihii yaghfir wa yarham (3x)

“Wahai Tuhan yang melegakan dari duka cita, lagi melapangkan dada dari duka cita, lagi melapangkan dada dari rasa sempit. Wahai Tuhan yang suka mengampuni dan menyayangi hamba – hambaNya.” 3x

أَسْتَغْفِرُ اللهَ رَبَّ الْبَرَايَا أَسْتَغْفِرُ اللهَ مِنَ الْخَطَاياَ  4x

Astaghfirullaaha rabbal baraayaa, astaghfirullaaha minal khathaaya (4x)

“Aku mohon ampunan Allah Tuhan pencipta sekalian makhluk, aku mohon ampunan Allah dari segala kesalahan” 4x

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ.

Laa ilaaha illallaah (25/50/100 x)

“Tiada yang wajib disembah selain Allah”

مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّمَ وَشَرَّفَ وَكَرَّمَ وَمَجَّدَ وَعَظَّمَ وَرَضِيَ اللهُ تَعاَلَى عَنْ آلِ وَأَصْحَابِ رَسُوْلِ اللهِ أَجْمَعِيْنَ، وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِ التَّابِعِيْنَ بِإِحْسَانٍ مِنْ يَوْمِنَا هَذَا إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ وَعَلَيْناَ مَعَهُمْ وَفِيْهِمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ.

Muhammad rasulullaah SAW wa syaraffa wa karamaa wa majjada wa azhzhama wa radhiyallaahu ta’alaa ‘an ashhaabi  Rasuulillaahi ‘ajma’in, wat tabi’iina taabi’it taabi’iina bii ihsanin min yawminaa hadzaa ilaa yaumiddiin wa ‘alayna ma’ahum wa fiihim birahmatika yaa arhamar-raahimiin.

“Muhammad adalah utusan Allah, semoga Allah melimpahkan shalawat dan kesejahteraan kepada beliau dan kepada keluarganya kemuliaan, keramahan, kedermawanan dan ketinggian derajat dengan keridhoan Allah Ta’ala dan juga kepada para sahabatnya dan sekalian tabi'in dan yang mengikuti mereka dengan kebaikan dari hari ini sehingga Hari Kiamat, dan semoga kita bersama mereka semuanya, Wahai Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

بِسْم اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ.

قُلْ هُوَ اللهُ أَحَـدٌ. اَللهُ الصَّمَـدُ. لَمْ يَلِـدْ وَلَمْ يٌوْلَـدْ. وَلَمْ يَكُـنْ لَهُ كُفُـوًا أَحَـدٌ.  (3X)

Surat Al Ikhlas (3x) :

Bimillahir rahmaanir raahim.Qulhu allahu ahad. Allahu shamad. Lam yalid wa lam yulad. Wa lam yakun lahu kufuan ahad.

“Katakanlah Dia – lah Allah, Yang Maha Esa, Allah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tiada pula diperanakkan. Dan tiada sesuatu pun yang sama dengan-Nya.” 3x

بِسْم اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ

قُلْ أَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ، مِنْ شَرِّ ماَ خَلَقَ، وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ، وَمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ، وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَد

Surat Al Falaq :

Bismillahir rahmaanir raahim.Qul a’uudzu birobbil falaq, Min syarri maa kholaq, Wa min syarri ghoosiqin idzaa waqob, Wa min syarri naffaatsaati fil ‘uqod, Wa min syarri haasidin idzaa  hasad.

“Katakanlah : Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasa waktu subuh, dari kejahatan apa yang diciptakannya, dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita. Dari kejahatan wanita – wanita tukang sihir yang menghembuskan buhul – buhul. Dan dari kejahatan orang yang dengki apabila mendengki.”

بِسْم اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ

قُلْ أَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِ، مَلِكِ النَّاسِ، إِلَهِ النَّاسِ،  مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ، اَلَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِي صُدُوْرِ النَّاسِ، مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ.

Surat An Nas :

Bimillahir rahmaanir raahim.Qul a’uudzu birobbin naas, Maalikin naas, Ilaahin naas, Min syarril waswasil khon-naas, Alladzi yuwaswisu fii shuduurin naas, Minal jinnati wan naas.

“Katakanlah : Aku berlindung kepada Tuhan Manusia, Raja Manusia, Tuhan Manusia, dari kejahatan (bisikan) syetan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan ) ke dalam dada menusia, dari golongan jin dan golongan manusia.”

اَلْفَاتِحَةُ اِلىٰ رُوْحِ حَبِيْبِنَا وَشَفِيْعِنَا رَسُوْلِ اللهِ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَاٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَذُرِّيَّاتِهِ إِنَّ اللهَ يُعْلِىْ دَرَجَاتِهِمْ فِي الْجَنَّةِ وَيَنْفَعُنَا بِهِم وَيُعِيْدُ عَلَيْنَا مِنْ بَرَكَاتِهِم وَسْرَارِهِمْ وَأَنْوَارِهِمْ وَعُلُوْمِهِمْ وَنَفَحَاتِهِمْ فِى الدِّيْنِ وَالدُّنْيَا وَالْاٰخِرَةِ, وَيَجْعَلُنَا مِنْ حِزْبِهِمْ وَيَرْزُقُنَا مَحَبَّتَهُمْ وَيَتَوَفَّانَا عَلٰى مِلَّتِهِمْ وَيَحْشُرُنَا فِيْ زُمْرَتِهِمْ, اَلْفَاتِحَةْ

Al-faatihah ilaa ruuhi habiibinaa wa syafi’ina rasuulillah Muhammad ibni Abdillaah shallallaahu ‘alayhi wa sallama wa aalihi wa ash-haabihi wa dzurriyyaatihi innallaaha yu’li darajaatihim fil jannati wa yanfa'unaa bihim wa yu’iidu alayna bi barakatihim wa asraarihim wa anwaarihim wa ‘uluumihim wa nafahaatihim fid diini wad dunyaa wal aakhirah. Wayaj’alunaa min hizbihim wa yarzuqanaa mahabatahum wayatawaffaanaa ‘alaa millatihim wa yahsyurunaa fii zumratihim Al-faatihah.

Marilah kita baca surah Al-Fatihah yang di­persembahkan kepada ruh kekasih kita dan pem­beri syafaat kepada kita, Rasulullah Muhammad SAW, serta untuk keluarga, sahabat, dan ke­turunannya. Semoga Allah meninggikan derajat semuanya di surga, memberi manfaat dengan asrar (rahasia-rahasia), cahaya, dan ilmu mereka dalam urusan agama, dunia, dan akhirat. Dan semoga Allah menjadikan kita dalam kelompok mereka dan memberi kita kemampuan mencintai mereka serta mematikan kita dalam agama mereka dan mengumpulkan kita di lingkungan mereka di akhirat kelak. Al-Fatihah.

اَلْفَاتِحَةُ اِلٰى رُوْحِ سَيِّدِنَا المُهَاجِر اِلىَ الله اَحمَد بِن عِيسَى اِلٰى رُوْحِ سَيِّدِنَا الْفَقِيْهِ الْمُقَدَّمِ مُحَمَّدِ بْنِ عَلِيِّ بَاعْلَوِيْ وَأُصُوْلِهِ وَفُرُوْعِهِ وَذَوِى الْحُقُوْقِ عَلَيْهِمْ أَجْمَعِيْنَ, وَجَمِيع سَادَاتِنَا ال اَبِي عَلَوِي وَاُصُوْلِهِم وَفُرُوْعِهِم, إِنَّ اللهَ يَغْفِرُ لَهُمْ وَيَرْحَمُهُمُ وَيُعْلِىْ دَرَجَاتِهِمْ فِى الْجَنَّةِ وَيَنْفَعُنَا بِهِم وَيُعِيْدُ عَلَيْنَا مِنْ بَرَكَاتِهِم وَسْرَارِهِمْ وَأَنْوَارِهِمْ وَعُلُوْمِهِمْ وَنَفَحَاتِهِمْ فِى الدِّيْنِ وَالدُّنْيَا وَالْاٰخِرَةِ, اَلْفَاتِحَةْ.

Al-faatihah ruuhi Sayyidina Al-Muhajir ilaallaahu Ahmad bin Isa wa  ilaa ruuhi sayyidina al-faqih al-muqaddami muhammad ibni Ali Baa Alawii, wa ushuulihi wa furuu`ihim wadzawil huquuqi 'alayhim ajmaa’in. wa jami’il sadaatina aali Abi ‘Alawy wa ushulihim wa furu’ihim, Innallaaha yaghfiru lahum wayarhamuhum wa yu'li darajaatihim fil jannati wa yanfa'unaa bihim wa yu’iidu alayna min barakatihim wa asraarihim wa anwaarihim wa ‘uluumihim wa nafahaatihim fid diini wad dunyaa wal aakhirah Al-faatihah.

Marilah kita baca surah Al-Fatihah untuk disampaikan kepada ruh Sayyidinal Imam al Mujahir Ilallah, Ahmad bin Isa, dan kepada Al-Faqih Al-Muqaddam Muhammad. bin Ali Ba Alawi untuk nenek moyangnya serta keturunan mereka semua, dan orang-orang yang memiliki hak terhadap mereka. Serta seluruh kaum sadah Bani Alawy untuk nenek moyangnya serta keturunan mereka semua, Semoga Allah mengampuni mereka dan merahmati mereka, mengangkat derajat mereka di surga, dan memberi manfaat dengan asrar-rahasia, cahaya-cahaya, ilmu-ilmu dan pemberian-pemberian mereka di dalam urusan agama, dunia, dan akhirat. Al­-Fatihah.

اَلْفَاتِحَةُ اِلٰى رُوْحِ سَيِّدِ نَاصَاحب الرَّاتب قُطْب الاِرْشَاد وَغَوْثِ العِبَادْ وَالبِلاَد  اَلحَبِيْب عَبْدَ الله بِنْ عَلْوِي اَلحَدَّادْ وَاُصُوْلِهِ وَفُرُوْعِهِم وَذَوِى الْحُقُوْقِ عَلَيْهِمْ أَجْمَعِيْنَ إِنَّ اللهَ يَغْفِرُ لَهُمْ وَيَرْحَمُهُمْ وَيُعْلِىْ دَرَجَاتِهِمْ فِى الْجَنَّةِ وَيَنْفَعُنَا بِهِم وَيُعِيْدُ عَلَيْنَا مِنْ بَرَكَاتِهِم وَسْرَارِهِمْ وَأَنْوَارِهِمْ وَعُلُوْمِهِمْ وَنَفَحَاتِهِمْ فِى الدِّيْنِ وَالدُّنْيَا وَالْاٰخِرَةِ, اَلْفَاتِحَةْ.

Al-Fatihah ilaa ruuhi sayyidinal shaahibir raatib Quthbil Irsyad wa Ghauts Ibad wal bilad al-Habib Abdullah bin Alwy al-Haddad  wa ushuulihi wa furuu’ihim wa dzawil huquuqi 'alayhim ajma’iin. Innallaaha yaghfiru lahum wayarhamuhum wa yu’li darajaatihim fil jannati wa yanfa'unaa bihim wa yu’iidu alayna min  barakatihim wa asraarihim wa anwarihim wa ‘uluumihim fid diini wad dunyaa wal aakhirah. Al-faatihah.

Al-Fatihah untuk ruh penyusun ratib ini, sayyidina wa habiibina Wali Tertinggi yang memimpin Dakwah, Wali tertinggi yang bisa menjadi wasilah pertolongan, al Habib Abdullah bin Alwy al Haddad, nenek moyangnya serta keturunan mereka, dan orang-orang yang memiliki hak terhadap mereka. Semoga Allah mengampuni mereka dan merahmati mereka, mengangkat derajat mereka di surga, dan memberi kita manfaat dari mereka dengan barakah mereka, rahasia-rahasianya, cahaya-cahayanya, ilmu-ilmu mereka serta pemberian-pemberian mereka di dalam urusan agama, dunia, dan akhirat. Al­-Fatihah.

ثُمَّ إِلٰى أَرْوَاحِ الْأَوْلِيَاءِ وَالصَّالِحِيْنَ وَالْأَئِمَّةِ الرَّاشِدِيْنَ ثُمَّ إِلٰى أَرْوَاحِ وَالِدِيْنَ وَمَشَايِخِنَا وَمُعَلِّمِيْنَ وَذَوِى الْحُقُوْقِ عَلَيْنَا أَجْمَعِيْنَ. ثُمَّ إِلٰى أَرْوَاحِ أَمْوَاتِ هٰذِهِ الْبَلْدَةِ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ إِنَّ اللهَ يَغْفِرُ لَهُمْ وَيَرْحَمُهُمْ وَيُعْلِىْ دَرَجَاتِهِمْ فِى الْجَنَّةِ وَيَنْفَعُنَا بِأَسْرَارِهِمْ وَأَنْوَارِهِمْ وَعُلُوْمِهِمْ فِى الدِّيْنِ وَالدُّنْيَا وَالْاٰخِرَةِ, اَلْفَاتِحَةْ.

Tsumma ilaa arwaahil awliyaa wash-shaalihin wal aimmati war raasyidiin tsumma ilaa arwaahi waalidiina wa masyaayikhina wa mu’allimiina wadzawil huquuqi `alayhim ajma’iin. Annallaaha yaghfiru lahum wayarhamuhum wa yu’li darajaatihim fil jannati wa yanfa'unaa bi asraarihim wa anwaarihim wa ‘uluumiim fid diini wad dunyaa wal aakhirah. Al-faatihah.

Selanjutnya mari kita baca surah Al-Fatihah untuk ruh para wali, orang-orang shalih, para imam, para pemberi petunjuk kebenaran, ke­mudian untuk para orangtua kita, guru-guru kita, para pengajar kita, dan orang-orang yang me­miliki hak terhadap mereka. Semoga Allah mengampuni mereka dan mengasihi mereka, mengangkat derajat mereka di surga, dan mem­beri manfaat dengan asrar, cahaya, dan ilmu me­reka di dalam urusan agama, dunia, dan akhirat. Al-Fatihah.

اَلْفَاتِحَةُ بِنِيَّةِ الْقَبُوْلِ وَالْوُصُوْلِ وَحُصُوْلِ تَمَامِ كُلِّ سُؤْلٍ وَمَأْمُوْلٍ وَصَلَاحِ الشَّأْنِ ظَاهِرًا وَبَاطِنًا فِى الدِّيْنِ وَالدُّنْيَا وَالْاٰخِرَةِ دَافِعَةً لِكُلِّ شَرٍّ جَالِبَةً لِكُلِّ خَيْرٍ لَنَا وَلِوَالِدِيْنَ (وَلِأَوْلَادِنَا) وَلِأَحْبَابِنَا وَمَشَايِخِنَا فِى الدِّيْنِ مَعَ اللُّطْفِ وَالْعَافِيَةِ وَعَلٰى نِيَّةِ أَنَّ اللهَ يُنَوِّرُ قُلُوْبَنَا وَقَوَالِبَنَا مَعَ التُّقَى وَالْهُدٰى وَالْعَفَافِ وَالْمَوْتَ عَلَى دِيْنِ الْإِسْلاِمِ بِلَامِحْنَةٍ وَلَااِمْتِحَانٍ بِجَاهِ سَيِّدِنَا وَلَدِ عَدْنَانَ جَامِعَةً لِكُلِّ نِيَّةٍ صَالِحَةٍ وَزِيَادَةٍ وَمَحَبَّةٍ فِي شَرَفِ الْحَبِيْبِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلٰى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ, اَلْفَاتِحَةُ.

Al-faatihah biniyyatil qabuul wal wushuul wa hushuuli tamaami kulli suul wa ma'muul washalahisy sya'ni zhaahiran wa baathinan fid dini wad dunyaa wal aakhirati daafi'atan likulli syarrin jaalibatan likulli khayrin lanaa waliwaalidinaa wa li awladinaa wa li ahbaabinaa wa masyaayikhina fid dini ma'al luthfi wal ‘aafiyati wa niyyati annallaaha yunawwiru quluubanaa wa qawaalibanaa ma'at tuqa wal hudaa wal 'afaafa wal mawta ‘alaa diinil Islaami bilaa mihnatin walamtihaanin bijaahi sayyidi waladi Adnaan, jaami’atan likulli niyyatin shaalihatin wa ziyaadatin wa mahabbatin fii syarafil habiibi Muhammadin shallallaahu ‘alayhiwa sallama wa‘alaa aalihi wa shahbihi wa sallam. Al-faatihah.

Mari kita baca surah Al-Fatihah dengan niat berharap dikabulkan semua harapan dan mendapatkan kebaikan lahir-batin dalam agama, dunia, dan akhirat, serta dapat mencegah semua keburukan dan bisa menarik semua kebaikan, bagi kami, orangtua-orangtua kami, anak-anak kami, orang-orang yang kami cintai dan guru-guru kami dengan kelembutan dan kesejahteraan, dan dengan niat agar dan dengan niat semoga Alloh menerangi kalbu dan sanubari kami, dengan cahaya taqwa dan petunjuk. Dan menjauhkan diri dari keinginan-keinginan hina. Semoga meninggal dalam agama Islam dan beriman, tanpa disertai bencana dan cobaan. Berkat kemulyaan putra Adnan (Rosululloh) dan dengan semua niat baik kami, kecintaaan  kepada kekasih kami Nabi Muhammad SAW serta para keluarga dan sahabatnya. Al-Fatihah.

Doa

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ حَمْدًا يُوَافِى نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ يَارَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِىْ لِجَلَالِ وَجْهِكَ وَلِعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ سُبْحَانَكَ لَا نُحْصِىْ ثَنَاءً عَلَيْكَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلٰى نَفْسِكَ فَلَكَ الْحَمْدُ حَتّٰى تَرْضٰى وَلَكَ الْحَمْدُ اِذَا رَضِيْتَ وَلَكَ الْحَمْدُ بَعْدَ الرِّضٰى.

Bismillahirrahmanirrahim.

Alhamdulillaahi rabbil ‘aalamiin. Hamdan yu-waafii ni'amahu wa yukaafii maziidahu. Yaa rabbanaa lakal hamdu kamaa yanbaghii lijalaali wajhika wa azhiimi sulthaanik, subhaanaka laa nuhshii tsanaan 'alayka kamaa atsnayta 'alaa nafsika falakal hamdu hattaa tardhaa walakal hamdu idzaa radhiiyta walakal hamdu ba'dar ridhaa.

Dengan nama Allah, yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam, pujian yang sesuai dengan nikmat-nikmat yang diberikan-Nya serta setara dengan tambahan nikmat-Nya. Ya Allah, milik-Mu pujian yang layak bagi keagungan diri-Mu, keagungan kerajaan­-Mu. Mahasuci Engkau, yang tak bisa dihitung pujian atas-Mu, seperti Engkau pujikan diri-Mu sendiri. Bagi-Mu pujian hingga Engkau ridha dan bagi-Mu pujian jika Engkau meridhainya. Dan bagi-Mu pujian setelah ridha.

اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ فِي الْأَوَّلِيْنَ. وَصَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ فِى اْلآخِرِيْنَ. وَصَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ فِى ﺍﻠﻧﺒﻴﻴﻦ. وَصَلِّ وَسَلِّمْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ فِي ﺍﻠﻤﺮﺴﻠﻴﻦ وَصَلِّ وَسَلِّمْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ فِي الْمَلَأِ الْأَعْلٰى إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ وَصَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ فِى كُلِّ وَقْتٍ وَحِيْنٍ وَصَلِّ وَسَلِّمْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ حَتّٰى تَرِثَ الْأَرْضَ وَمَنْ عَلَيْهَا وَأَنْتَ خَيْرُ الْوَارِثِيْنَ

Allahuma Sholli Wasallim ‘Alaa Sayyidina Muhammadin Fil Awwalin

Wa Sholli Wasallim ‘alaa sayidina Muhammadin fil aakhirin

Wa Sholli Wasallim ‘alaa sayidina Muhammadin fin-nabiyyin

Wa Sholli Wasallim ‘alaa sayidina Muhammadin fil mursaliin

Wa Sholli Wasallim ‘alaa sayidina Muhammadin fil mala illa yaumid-diin

Wa Sholli Wasallim ‘alaa sayidina Muhammadin fii kulli waqtin wahiin

Wa Sholli Wasallim ‘alaa sayidina Muhammadin hatta taritsal ardla waman ‘alaihaa wa anta khairul waaritsiina.

Ya Allah limpahkanlah segala shalawat dan salam kepada penghulu kami Muhammad, di kalangan orang – orang permulaan;

limpahkanlah shalawat dan salam kepada penghulu kami Muhammad dikalangan orang – orang kemudian ;

limpahkanlah shalawat dan salam kepada penghulu kami Muhammad dikalangan para Nabi;

limpahkanlah shalawat dan salam kepada penghulu kami Muhammad dikalangan para Rasul ;

limpahkanlah shalawat dan salam kepada penghulu kami Muhammad di setiap waktu dan saat ;

limpahkanlah shalawat dan salam kepada penghulu kami Muhammad di kalangan malaikat hingga hari kiamat ; dan limpahkanlah shalawat dan salam kepada penghulu kami Muhammad hingga Engkau warisi bumi dan siapa – siapa yang ada di atasnya, sedang Engkau adalah sebaik – baik  Pemberi Warisan.

اَللّٰهُمَّ إِنَّا نَسْتَحْفِظُكَ وَنَسْتَوْدِعُكَ أَدْيَانَنَا وَأَبْدَانَنَا وَأَنْفُسَنَا وَأَهْلَنَا وَأَوْلَادَنَا وَأَمْوَالَنَا وَكُلَّ شَيْءٍ أَعْطَيْتَنَا.

Allaahumma innaa nastahfizhuka wa nastawdi’uka adyaananaa wa abdaananaa wa anfusanaa wa ahlanaa wa awlaadanaa wa amwaalanaa wa kulla syay-in a`thaytanaa.

Ya Allah, kami memohon perlindungan dan memasrahkan din kepada-Mu agar tejaga aga­ma, badan, keluarga, anak-anak, harta, serta segala hal yang Engkau berikan kepada kami.

اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنَا وَإِيَّاهُمْ فِيْ كَنَفِكَ وَأَمَانِكَ وَجِوَارِكَ وَعِيَاذِكَ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ مَرِيْدٍ وَجَبَّارٍ عَنِيْدٍ وَذِيْ عَيْنٍ وَذِيْ بَغْيٍ وَمِنْ شَرِّ كُلِّ ذِيْ شَرٍّ إِنَّكَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ.

Allaahummaj’alnaa wa iyyaahum fii kanafika wa amaanika wa jiwaarika wa iyaadzika min kulli syaythaanin mariid, wa jabbaarin 'aniid wa dzii `aynin wa dzii baghyin wa min syarri kulli dzii syarrin, innaka ‘alaa kulli syay-in qadiir.

Ya Allah, jadikan kami dan mereka dalam lindungan-Mu, keamanan-Mu, lingkungan-Mu, perlindungan-Mu, dari setan dan orang-orang yang suka memaksa dan durhaka, dan dari mereka yang memiliki pandangan yang jahat, zhalim, dan dari kejahatan orang-orang jahat. Sesungguhnya Engkau sangat berkuasa atas segala sesuatu.  

اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنَا (وَإِيَّاهُمْ) بِالْعَافِيَةِ وَالسَّلَامَةِ وَحَقِّقْنَا (وَإِيَّاهُمْ) بِالتُّقٰى وَلْإِسْتِقَامَةِ وَأَعِذْنَا (وَاِيَّاهُمْ) مِنْ مُوْجِبَاتِ النَّدَامَةِ فِي الْحَالِ وَالْمَأٰلِ إِنَّكَ سَمِيْعُ الدُّعَاءِ.

Allaahumma aj'alnaa bil ‘aafiyati was salaamah wa haqqiqnaa bit taqwaa wal istiqaamah wa a'idznaa min muujibaatin nadaamah fil haali wal ma-aal, innaka samii'ud duaa.

Ya Allah, tetapkanlah diri kami dengan kesehatan dan keselamatan, yakinlah kuatkanlah diri kami dengan takwa dan istiqomah, dan hindarkanlah kami dari penyebab-penyebab penyesalan, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar Segala doa.

اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لَنَا وَلِوَالِدِيْنَا وَلِأَوْلَادِنَا وَلِمَشَايِخِنَا فِي الدِّيْنِ وَلِمُعَلِّمِيْنَ وَأَصْحَابِنَا وَمَنْ أَحَبَّنَا فِيْكَ وَلِجَمِيْعِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ.

Allaahummaghfir lanaa wa liwaalidiinaa wa awladiinaa walimasyaayikhina fid diini wa limu`allimiinaa wa ash-haabinaa waman ahabbanaa fika wali jami’il muslimiina wal muslimaat wal mu'miniinan wal mu'minaat.

Ya Allah, ampunilah kami, kedua orangtua kami, anak-anak kami, guru-guru kami dalam agama, pengajar kami, teman-teman kami, serta orang-orang yang mencintai kami karena Eng­kau, serta semua kaum muslimin, muslimat, muk­minin, dan mukminat.

وَصَلَّى اللّٰهُمَّ بِجَمَالِكَ وَجَلَالِكَ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ.

Washallillaahumma bijamaalika wa jalaalika ‘alaa sayyidinaa Muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shahbihi ajma’iin.

Berikan shalawat-Mu, ya Allah, dengan ke­indahan dan kemuliaan-Mu, kepada Nabi Mu­hammad SAW serta keluarga dan sahabatnya semua.

اَللّٰهُمَّ ارْزُقْنَا كَمَالَ الْمُتَابَعَةِ لَهُ ظَاهِرًا وَبَاطِنًا يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ. بِفَضْلِ سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ...

Warzuqnaa kamaalal mutaaba’ati lahu zhaahiran wa baathinan yaa arhamar raahimiin bifadhli subhaana rabbika rabbil ‘izzati 'ammaa yashifuun, wasalaamun ‘alal mursaliin wal hamdulillaahi rabbil ‘aalamiin.

Ya Allah, berilah kami kemampuan untuk mengikutinya lahir dan batin, wahai Allah, yang Paling Pengasih di antara semua yang pengasih, dengan keutamaan kalimat Subhana rabbika rabbil-‘izzati ‘amma yashifun wa salamun ‘alalmursalina wal-hamdu lillahi rabbil-‘alamin (“Maha Suci Tuhanmu, pemilik kemuliaan dari segala hal yang disifatkan kepada-Nya”. Semoga salam Allah diberikan kepada para rasul. Dan segala puji bagi Allah, Tuhan seru sekalian alam. Amin)."

اَللّٰهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ رِضَاكَ وَالْجَنَّةَ وَنَعُوْذُبِكَ مِنْ سَخَطِكَ وَالنَّارِ 3×

Allahumma inna nas ‘aluka ridhaka wal jannah, wa na’uudzubika min sakhatika wan naar  3x

“Wahai Tuhan kami, sesungguhnya kami mohon keridhoan dan syurgaMu dan berlindung dari api neraka” 3x

يَاعَالِمَ السِّرِّ مِنَّا لَاتَهْتِكِ السِّتْرَ عَنَّا وَعَافِنَا وَاعْفُ عَنَّا وَكُنْ لَنَا حَيْثُ كُنَّا 3×

Yaa ‘alimas sirri minna, la tahtika sitra’annaa, wa ‘afinaa wa’fu ‘anna, wa kun lanaa haitsu kunna  3x

“Ya Tuhan Yang Maha Mengetahui segala rahasia kami, janganlah kiranya Engkau bongkar tirai rahasia kami (aib), berilah kami ‘afiat (kesejahteraan) dan maafkanlah kami dan lindungilah-tolonglah kami dimanapun kami berada” 3x

يَااَللهُ بِهَا يَااَللهُ بِهَا يَااَللهُ بِهَا بِحُسْنِ الْخَاتِمَةِ 3×

Ya Allah biha, Ya Allah biha, Ya Allahu bi husnil khatimah  3x

“Ya Allah dengan kalimahMU, Ya Allah dengan kalimahMU, Ya Allah karuniailah kami husnul khatimah (akhir hayat yang baik)” 3x

يَا لَطِيْفُ 129×

Yaa Lathiifu  129x

“Yang Maha Lembut” 129x

يَالَطِيْفٌ لَمْ يَزَلْ اُلْطُفْ بِنَا فِيْمَا نَزَلْ إِنَّكَ لَطِيْفٌ لَمْ تَزَلْ اُلْطُفْ بِنَا وَالْمُسْلِمِيْنَ 3×

Yaa Lathifan lam yazal, ulthul bina fiimaa nazal, innaka lathiifun lam tazal ulthuf binaa wal muslimiin  3x

“Wahai Yang Maha Lembut, janganlah Engkau  menurunkan (bencana) kepada kami berlemah lembutlah kepada kami dengan apa yang Engkau turunkan itu (bencana), karena sesungguhnya Engkau senantiasa Maha Lemah Lembut (untuk tidak menurunkan bencana itu), Berlemah lembutlah kepada kami dan juga kaum muslimin” 3x

يَالَطِيْفاً بِخَلْقِهِ يَاعَلِيْمًا بِخَلْقِهِ يَاخَبِيْرًا بِخَلْقِهِ اُلْطُفْ بِنَا يَالَطِيْفُ يَاعَلِيْمُ يَاخَبِيْرُ 3×

Yaa Lathiifan bi khalqih, Yaa ‘Aaliman bi khalqih,  Yaa Khabiiran bi khalqih, ulthuf bina ya Lathiifu, ya ‘Aliimu, ya Khabiir  3x

“Yang Maha Lembut terhadap makhluk-NYA, Yang Maha Mengetahui terhadap makhluk-NYA, Yang Maha Mengamati terhadap makhlukNYA, berlemah lembutlah kepada kami Yang Maha Lembut, Yang Maha Mengetahui, Yang Maha Mengamati” 3x

يَا أَمَانَ اْلخَائِفِيْنَ  ءَامِنــَّـا مِمَّا نــَخَافُ

يَا أَمَانَ اْلخَائِفِيْنَ  سَلِّمْنــَا مِمَّا نــَخَافُ

يَا أَمَانَ اْلخَائِفِيْنَ  نــَجِّنــَا مِمَّا نــَـخَافُ

“Yaa amanal khaifin, aminnaa mimma nakhaf

     Yaa amanal khaifin, sallimnaa mimma nakhaf

Yaa amanal khaifin, najjinaa mimma nakhaf “    3x

“Yang mengamankan orang yang takut, karunialah kami rasa aman dari rasa takut

Yang mengamankan orang yang takut, selamatkanlah kami dari segala yang kami takuti

Yang mengamankan orang yang takut, hindarkanlah kami dari segala yang kami takuti”

اَلْفَاتِحَةُ بِلِ الْقَبُوْلِ وَ إِلَى حَضْرَةِ سَيِّدِنَا وَشَفِيعِنَا وَنَبِيِّنَا وَمَوْلانَا مُحَمَّد صلى الله عليه وسلم - الفاتحة- 

Al-Fatihah bil Qabuuli , wa illa hadhrati Sayyidina wa Syafi’ina wa Nabiyiina wa Mawlana Muhammad  SAW, AL-FATIHAH.........

“Kami membaca Al-Fatihah semoga terkabul dan sampai serta terpenuhi (apa-apa yang kami mohonkan dan dzikir kami) serta sampaikanlah pahalanya kepada Baginda Nabi Muhammad SAW. AL-FATIHAH”