Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Terjemah pasal Penutup Kitab Hidayatul Mustafid

 

Terjemah Pasal Pembagian Waqaf Kitab Hidayatul Mustafid

Kitab Hidayatul Mustafid adalah kitab berisi tentang Ilmu Tajwid. Kitab ini biasanya dipelajari dan dihafalkan oleh santri santri di berbagai pondok pesantren di indonesia. pengarang Kitab Hidayatul Mustafid adalah Syekh Muhammad Al-Mahmud. Terjemah Kitab Hidayatul Mustafid tentang dasar-dasar Ilmu Tajwid ke dalam Bahasa Indonesia,  kitab Hidayatul Mustafid terdiri dari pertanyaan dan jawaban di setiap pasalnya.

berikut terjemah bab fasal Pasal Penutup dalam Kitab Hidayatul Mustafid.

Penutup - خَاتِمَة

في بيان أحوال السلف بعد ختم القرآن والدعاء الوارد عن النبي صلى الله عليه وسلم

tentang keadan ulama’ dahulu setelah hatam qur’an dan doa yang datang dari nabi saw


س: ما أحوال السلف بعد ختم القرآن

apa keadaan ulama dahulu setelah hatam qur’an

ج: هي على ثلاثة أحوال فمنهم من كان إذا ختم أمسك عن الدعاء وأقبل على الاستغفار مع الخجل والحياء وهذا حال من غلب عليه الخوف من الله تعالى وشهود التقصير

ada tiga keadaan: di antara mereka ada yang ketika hatam maka ia meniggalkan doa dan langsung melakukan istighfar, serta malu, ini adalah keadaan orang yang takut kepada Allah dan merasa kurang

ومنهم قوم كانوا إذا ختموا دعوا

di antara mereka ada sekelompok orang yang ketika hatam mereka berdoa

ومنهم قوم كانوا يصلون الخاتمة بالفاتحة عودا على بدء من غير فصل بينهما

di antara mereka ada kelompok yang menyambung hatam dengan fatihah, kerena kembali ke permulaan, tanpa pemisah antara keduanya

س: ما هي الأدعية الواردة عن النبي صلى الله عليه وسلم بعد ختم القرآن الشريف

Apa doa yang sampai dari Nabi SAW setelah mengkhatamkan Al-Qur'an yang mulia ?


ج: غن من الأدعية المروية عن النبي صلى الله عليه وسم الجامعة لخيري الدنيا والآخرة

Sesungguhnya di antara doa yang diriwayatkan dari Nabi SAW yang mengumpulkan 2 kebaikan, kebaikan dunia dan kebaikan akhirat, yaitu :

 اَللّٰهُمَّ إنا عبيدك وأبناء عبيدك وأبناء غمائك ناصيتنا بيدك ماض فينا حكمك عدل فينا قضاؤك نسألك بكل اسم هو لك سميت به نفسك او أنزلته في كتابك أو علمته أحدا من خلقك أو استأترت به في علم الغيب عند أن تجعل القرآن ربيع قلوبنا ونور أبصارنا وشفاء صدورنا وجلا احزاننا وذهاب همومنا وغمومنا وسائقتنا وقائدنا إليك وإلى جناتك جنات النعيم ودارك دار السلام مع الذين أنعمت عليهم من النبيين والصديقين والشهداء والصالحين برحمتك يا أرحم الراحمين


الله اجعله لنا شفاء وهدى وإماما ورحمة وارزقنا تلاوته على النحو الذي يرضيك عنا ولا تجعل لنا ذنبا إلا غفرته ولا هما إلا فرجته ولا دينا إلا قضيته ولا مريضا إلا شفيته ولا عدوا إلا كفيته ولا غائبا إلا رددته ولا عاصيا إلا عصمته ولا فاسدا إلا أصلحته ولا ميتا إلا رحمته ولا عيبا إلا سترته ولا عسيرا إلا يسرته ولا حاجة من حوائج الدنيا والآخرة لك فيها رضا ولنا فيها صلاح إلا أعنتنا على قضائها في يسر منك وعافية يا أرحم الراحمين وصلى الله على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه وسلم


"Ya Allah, sesungguhnya kami adalah hamba-Mu, anak-anak hamba-Mu, dan anak-anak budak-budak-Mu, jambul kepala kami (diri kami) di dalam kekuasaamu telah berlalu, di dalam urusan kami hukum-Mu adalah keadilan, di dalam urusan kami ada qadla-Mu (keputusan-Mu). Kami memohon dengan lantaran setiap nama (mulia) yang Engkau miliki, yang mana Engkau memberi nama Dzat-Mu dengan tiap nama itu, Engkau menurunkannya di dalam kitab-Mu, Engkau mengajarkannya kepada hamba-Mu, atau Engkau memilihnya di dalam ilmu ghaib di sisi-Mu, (kami memohon) agar Engkau menjadikan Al-Qur'an bersemi di hati kami, cahaya mata hati kami, obat dada (hati) kami, penghilang kesedihan kami, penghilang kegelisahan dan kesusahan kami, pembimbing dan penuntun kami kepada-Mu, (pembimbing dan penuntun) ke surga-surga-Mu yaitu surga-surga kenikmatan, dan (pembimbing dan penuntun) ke rumah-Mu yaitu rumah kesejahteraan, bersama orang-orang yang Engkau beri kenikmatan kepada mereka, dari golongan para nabi, orang-orang yang membenarkan, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang yang sholeh, dengan rahmat-Mu Wahai Dzat yang Maha Pengasih dari semua yang pengasih".

"Ya Allah, jadikan Al-Qur'an bagi kami sebagai obat, petunjuk, pemimpin, dan rahmah. Berilah kami atas bacaan Al-Qur'an, sesuatu yang bisa membuat-Mu ridlo kepada kami. Jangan jadikan bagi kami dosa kecuali Engkau mengampuninya, tidak pula kegelisahan kecuali Engkau menghilangkannya, tidak pula hutang kecuali Engkau melunasinya, tidak pula sakit kecuali Engkau menyembuhkannya, tidak pula musuh kecuali Engkau mencukupinya, tidak pula hilang kecuali Engkau mengembalikannya, tidak pula maksiat kecuali Engkau menjaganya, tidak pula kerusakan kecuali Engkau memperbaikinya, tidak pula mayit kecuali Engkau mengasihinya, tidak pula cela (aib) kecuali Engkau menutupinya, tidak pula kesukaran kecuali Engkau memudahkannya, tidak pula kebutuhan-kebutuhan dunia dan akhirat yang mana Engkau ridloi di dalamnya dan bagi kami di dalamnya ada kebaikan, kecuali Engkau menolong kami untuk mendatangkannya dalam keadaan mudah dan sehat. Wahai Dzat yang Maha Pengasih dari semua yang pengasih".

Dan semoga Allah memberikan rahmat ta'dhim dan kesejahteraan kepada Baginda kami, Nabi Muhammad, juga kepada keluarga dan sahabat Beliau".