Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Terjemah Kitab Aqidatul Awam : Tentang Malaikat dan sifat malaikat Beserta penjelasan

 

Terjemah Kitab Aqidatul Awam : Tentang Malaikat dan sifat malaikat Beserta penjelasan

berikut adalah penjelasan terjemah arti sifat Tentang Tentang Malaikat dan Nama-nama para Malaikat   dalam kitab nadham Aqidatul Awam yang dikarang /disusun oleh Syaikh Ahmad Marzuki berisi tentang dasar Ilmu Tauhid

mushannif (pengarang ) berkata :

وَلْمَلاَكُالَّذِى بِلاَ إَبٍ وَاُم لأَكْلَ لاَ شُرْبً وَلاَنَوْمَ لَهُمْ .

Yang bernama malaikat itu kaum tak beribu bapak tak makan dan minum

تَفْصِيْلُ عَشْرِ مِنْهُمُ الْجِبْرِيْلُ مِيْكَالُ اِشْرَافِيْلُ عِزْرَائِيْلُ .

Perinciannya sepuluh yakni Jibril Mikail dan Isrofil serta Izroil

مُنْكَرْ نَكِيْرْ وَرَقِيْبٌ وَكَذَا عَتِيْدُ مَالِكٌ وَرِضْوَانُ حْتَذَا .

Munkar dan Nakir Rokib dan Atid juga Malik penjaga neraka Ridwan surga

---------------------------

Tentang Malaikat

Mengenai para Malaikat. Siapakah mereka itu dan sifat mereka-(para malaikat yang berjumlah 10).

وَالْمَلَكُ الَّذِي بِلاَ اَبٍ وَأُمّ لاَ أَكْلَ لاَشَرْبَ وَلاَنَوْمَ لَهُمْ


Dan Malaikat yang tanpa ayah dan ibu, tidak makan dan tidak minum serta tidak tidur.

penjelasan (Syarah):

Umat Islam wajib percaya kepada adanya malaikat sebab hal itu sudah ditegaskan dalam al-Qur’an. Sebagaimana firman Allah SWT:

ءَامَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ كُلٌّ ءَامَنَ بِاللهِ وَمَلاَئِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لاَ نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ. (البقرة، 285).


“Rasul Telah beriman kepada al-Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan): "Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya", dan mereka mengatakan: "Kami dengar dan kami taat." (Mereka berdoa): "Ampunilah kami Ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali." (QS. al-Baqarah: 285).

Iman kepada malaikat artinya adalah meyakini bahwa Allah SWT telah menciptakan makhluk yang terbuat dari cahaya, dan tidak pernah durhaka kepada Allah SWT.

Malaikat adalah makhluk yang sangat mengagumkan. Mereka tidak makan, tidak minum, tidak tidur, tidak berkeluarga. Mereka dapat merubah bentuk dirinya menjadi manusia, sebagaimana terjadi pada malaikat Jibril ketika menyampaikan wahyu kepada Nabi Muhammad SAW. Tidak jarang ia menampakkan dirinya dalam bentuk manusia.

Masing-masing malaikat diberi tugas oleh Allah SWT. Di antara mereka ada yang ditugaskan untuk menyampaikan wahyu, mencatat amal manusia, menjaga surga, mengikuti dan menghadiri majlis dzikir. Di antara mereka ada yang ditugaskan hanya untk menyembah dan bertasbih kepada Allah SWT. Ada pula yang ditugaskan untuk menjaga badan manusia dan sebagainya.

Para malaikat hanya mengerjakan apa yang diperintahkan Allah SWT kepadanya. Mereka tidak melanggar larangan Allah SWT ataupun sesuatu yang tidak diperintahkan kepadanya. Dalam al-Qur’an disebutkan:

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلاَئِكَةٌ غِلاَظٌ شِدَادٌ لاَ يَعْصُونَ اللهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ. (التحريم، 6).


“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (QS. al-Tahrim : 6).

Jumlah Malaikat


تَفْصِيْلُ عَشْرٍ مِنْهُمُ جِبْرِيْلُ مِيْـكَالُ اِسْـرَافِيْلُ عِزْرَائِيْلُ

مُنْكَرْ نَكِيْرٌ وَرَقِيْبٌ وَكَذَا عَتِيْدٌ مَالِكٌ وَرِضْوَانُ احْتَذَى


Rincian sepuluh dari Malaikat adalah Jibril, Mikail, Israfil, Izrail, Mungkar, Nakir, Raqib, Atid, Malik dan Ridhwan yang mengikuti.

penjelasan (Syarah) kitab aqidatul awam

Malaikat-malaikat Allah SWT banyak sekali, namun yang wajib diketahui hanya sepuluh Yakni,

1. Malaikat Jibril bertugas menyampaikan wahyu Allah SWT.

2. Malaikat Mika’il bertugas memberikan rizki.

3. Malaikat Izra’il bertugas mencabut arwah.

4. Malaikat Israfil bertugas meniup terompet pertanda hari kiamat.

5. dan 6. Malaikat Munkar dan Malaikat Nakir, bertugas menjaga kuburan.

7. dan 8. Malaikat Raqib dan Malaikat Atid, bertugas mencatat amal baik dan buruk manusia.

9. Malaikat Ridwan, bertugas menjaga surga.

10. Malaikat Malik, bertugas menjaga neraka.

sifat Malaikat

para malaikat tidak memiliki sifat sebagaimana yang dimiliki oleh manusia, dan oleh sebab itu mereka (para malaikat) diciptakan tanpa ada perantaranya (melalui) seorang bapak dan ibu. Dan mereka tidak makan, minum dan tidur. Dan mereka tidak bersifat (berjenis) laki-laki, perempuan dan banci, maka barang siapa yang meyakini jenis mereka laki- laki maka ia telah berbuat bid'ah yang fasik. 

Dan ada dua pendapat (mengenai para malaikat) yang dianggap kafir yaitu :
(1) Barang siapa yang meyakini bahwa malaikat adalah banci maka dianggap kafir, karena keterangan tersebut sudah termasuk dalam firman Allah Ta'ala,"Dan mereka menjadikan para malaikat yang mereka itu adalah hamba-hamba Allah Yang Maha Pemurah yang berjenis perempuan"(QS. Az Zukhruf : 19).
(2) dianggap lebih kafir yaitu barang siapa yang meyakini para malaikat adalah perempuan, karena hal itu menambah kekurangan sifatnya, sedangkan mereka (para malaikat adalah jisim yang bercahaya lembut dengan ruh-ruh yang mampu wajib membentuk dari bentuk yang satu kebentuk yang bermacam-macam. 

Nabi Muhammad saw. bersabda, "Para malaikat diciptakan dari cahaya, dan para jin diciptakan dari nyala api dan diciptakan Nabi adam dari sesuatu yang disifatkan kepadamu."(HR. Muslirn). 

Allah Ta'ala berfirman, "Lalu Kami mengutus kepadanya, maka ia menjelma dihadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna." (QS. maryam : 17).

 Dan sabda Nabi Muhammd SAW,"Dan terkadang malaikat itu menjelma menjadi seorang laki-laki padaku kemudian ia berbicara padaku maka aku paham apa yang diucapkannya."(HR. Bukhari).

Dan para malaikat itu mempunyai sayap sebagian mereka mempunyai 2 sayap, ada yang 3 sayap, 4 sayap dan ada yang lebih dari itu. 

Allah Ta'ala berfirman,"Segala puji bagi Allah pencipta langit dan bumi yang menjadikan malaikat sebagai utusan yang punya sayap, ada yang dua, tiga dan empat. Allah menambahkan semua ciptaanNya sesuai dengan apa yang dikehendakiNya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas Segala sesuatu."(QS. F'aathir) 

Imam Muslim meriwayatkan hadits dari sahabat ibnu Mas'ud r.a. bahwasannya Rasulullah melihat malaikat Jibril a.s mempunyai 600 sayap. 

Dan mereka (para malaikat) bertabiat taat secara sempurna, pada Allah dan melaksanakan perintah-perintahNya, dan mereka bersih dari syahwat hewaniah dan terlepas dan kecenderungan seksual, dan terhindar dari dosa- dosa dan kesalahan. 

Allah Ta'ala berfirman,"Mereka (para nurlaikat) takut pada Tuhan mereka dan atas mereka dan melaksanakan apa yang diperintahkan pada mereka. "(Q.S An Nahl). 

Allah Ta'ala berfirman, "Mereka tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkanNya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan."(QS. At Tahrim : 6). 

Dan diantara mereka terdapat malaikat yang bertugas sebagai juru tulis (Al Kalabah), penjaga (Al Hafadlotu), penjaga Arsy (Hanurlatul Arsy), pembaca tasbih (AI Musabbihun), memintakan ampunan orang-orang mukmin (Al Mustaghfiruurur lilmukminiina), senantiasa sujud (As saajidun), mengatur shof (Ash shoofun), yang mengatur peredaran siang dan malam hari (Al Mutaa'gibirrra bil laili wan nahar), pemberi rahmat (malaikatur rahmah), malaikat yang berjalan mencari majelis dzikir (malaikat sayyaratu) dan lain sebagainya. Allah Ta'ala berfirman,"Tiada seorangpun diantara kami (malaikat) melainkan mempunyai kedudukan yang tertentu."(QS. Ash Shaffaat 164).

Posting Komentar untuk "Terjemah Kitab Aqidatul Awam : Tentang Malaikat dan sifat malaikat Beserta penjelasan "