Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Terjemah Arti Nadzhom Al Imrithi Lengkap Semua Bab (part 7)

Terjemah Arti Nadzhom Al Imrithi Lengkap Semua Bab

sebelum membahas terjemah bahasa indonesia matan nadzom al imrithi ada baiknya kita mengulas secara ringkas tentang kitab al imriti yang disusun syeikh  Syarafuddin Yahya bin Badruddin Musa bin Ramadhan bin Umairoh Al-Imrithi

Kitab Nadhom Imrithi (العمريطي) merupakan salah satu kitab ilmu nahwu yang di dalamnya berisi sekitar 254 bait.  Nadhom Imrithi sudah mashur dan banyak dikaji di pondok-pondok pesantren sebagai dasar bagi para santri untuk lebih memahami tentang ilmu nahwu dalam Bahasa Arab.

Kitab Nadhom Imrithi merupakan karya seorang ulama' yang alim dan ikhlas yang bernama Syekh Syarafuddin Yahya bin Badruddin Musa bin Ramadhan bin Umairoh Al-Imrithi yang merupakan ulama' alumni Universitas Al-Azhar Mesir.

Beliau tidak hanya ulama' yang ahli dalam tata bahasa arab, akan tetapi juga ahli dalam bidang fiqih dan ushul fiqih. Nama Al-Imrithi merupakan gelar disandarkan dengan nama desa kelahiran beliau yaitu Desa Amrith - Mesir. Selain Nadhom Imrithi, karya beliau di bidang fiqih dan ushul fiqih misalnya Nihayatut Tadzrib fin Nadzmi Ghoyatut Taqrib, Taisir fi Nadzmit Tahrir, dan Tashilut Turuqot li Nadzmil Waroqot.

Kitab Nadhom Al-Imriethie atau Nazom Imriti adalah matan Kitab Jurumiyyah ; kitab ilmu nahwu yang digubah menjadi bentuk nadhom / natsar / sya’ir serta mengurangi beberapa keterangan dalam Kitab Jurumiyyah yang kurang diperlukan dan menambahi beberapa keterangan yang dianggap cukup penting.

Berikut terjemah arti bahasa indonesia semua bab kitab kitab al Imrithi beserta artinya (part 7) Bab Mahfudlotul Asma', Idhofah, khatimah/ Penutup

  بَابُ مَحْفُوْضَاتِ الْاَسْمَاءِ

Bab Mahfudlotul Asma' (Isim-isim Yang Dibaca Jer)


خَافِضُهَا ثَلاَثَةٌ اَنـْوَاعُ # اَلْحَـرْفُ وَالْمُضَافُ وَالْاَتْبَاعُ

Yang menjerkan isim-isim ada tiga macam # Yaitu huruf jer, mudhof, dan isim-isim yang mengikuti (tawabi' lil majrur)

اَمَّا الْحُرُوْفُ هَهُنَا فَمِنْ اِلَى # بَاءٌ وَكَافٌ فِيْ وَلَامٌ عَنْ عَلَى

Adapun huruf-huruf jer di sini, maka yaitu مِنْ (dari) اِلَى (ke/kepada) # ba' (...بِ - dengan) kaf (...كَ - seperti) فِيْ (di dalam) lam (...لِ - milik/karena/untuk/bagi/oleh) عَنْ (dari/sampai) عَلَى (di atas/menurut)

كَذَاكَ وَاوٌ بَا وَتَاءٌ فِى اْلحَلِفْ # مُذْ مُنْذُ رُبَّ وَاوُ رُبَّ الْمُنْحَذِفْ

Demikian pula wawu (...وَ - demi), ba' (...بِ - demi), dan ta' (...تَ - demi) di dalam sumpah (qosam) # مُذْ (sejak) مُنْذُ (sejak) رُبَّ (banyak sekali), dan wawu yang memiliki makna rubba yang dibuang (...وَ - banyak sekali).

كَسِرْتُ مِنْ مِصْرَ اِلَى الْعِرَاقِ # وَجِئْتُ لِلْمَحْبُوْبِ بِاشْتِــيَاقِ

Seperti سِرْتُ مِنْ مِصْرَ اِلَى الْعِرَاقِ (aku berjalan dari Mesir sampai Iraq) # Dan جِئْتُ لِلْمَحْبُوْبِ بِاشْتِــيَاقٍ (aku datang pada kekasih dengan membawa rindu)



بَابُ الْاِضَافَةِ

Bab Idhofah


مِنَ الْمُضَافِ اَسْقِطِ التَّنْوِيْنَا # اَوْ نُــوْنَــهُ كَــأَهْلُكُمْ اَهْلُوْنَا

Gugurkanlah tanwin dari mudhof # Atau nunnya mudhof, seperti أَهْلُكُمْ اَهْلُوْنَا (keluarga kalian adalah keluarga kami)

Catatan :

اَهْلٌ + كُمْ menjadi أَهْلُكُمْ dan اَهْلُوْنَ + نَا menjadi اَهْلُوْنَا

وَاخْفِضْ بِهِ الْاِسْمَ الَّذِيْ لَهُ تَلَا # كَقَاتِلَا غُلَامِ زَيْدٍ قُتِلَا

Dan jerkan isim yang menyandinginya (isim sesudahnya) # Seperti قَاتِلَا غُلَامِ زَيْدٍ قُتِلَا (dua orang yang membunuh pelayan Zaid, keduanya telah dibunuh)

وَهُوَ عَـلَى تَقْدِيْرِ فِيْ اَوْ لَامِ # اَوْ مِنْ كَـمَكْرِ الَّــيْلِ اَوْ غُلَامِ

Idhofah mengira-ngirakan makna فِيْ (di dalam) lam (...لِ - milik) # Atau مِنْ (dari), seperti مَكْرُ الَّــيْلِ (tipu daya [di dalam] malam) atau غُلَامُ زَيْدٍ (pelayan [milik] Zaid)

اَوْ عَبْدِ زَيْدٍ اَوْ اِنَا زُجَاجٍ # اَوْ ثَوْبِ خُزٍّ اَوْ كَبَابِ سَاجٍ

Atau عَبْدُ زَيْدٍ (budak [milik] Zaid) atau اِنَاءُ زُجَاجٍ (wadah [dari] kaca) # Atau ثَوْبُ خُزٍّ (pakaian [dari] sutra) atau بَابُ سَاجٍ (pintu [dari] kayu jati)

وَقَدْ مَضَتْ اَحْكَامُ كُلِّ التَّابِعِ # مَبْسُوْطَةً فِى الْاَرْبَعِ التَّوَابِعِ

Dan telah terlewati hukum-hukum setiap isim yang mengikuti # Yang diulas di dalam empat isim tawabi' (isim-isim yang mengikuti)



خَاتِمَةٌ نَسْئَلُ اللّٰهَ حُسْنَهَا

Penutup, Kami Memohon Kepada Allah Kebaikan Nadhom-Nadhom Ini

فَيَا اِلَهِى الْطُــفْ بِنَا فَنَتَّبِعْ # سُبْلَ الرَّشَادِ وَالْهُدَى فَنَرْتَفِعْ

Maka Wahai Tuhanku, berlembutlah (berbelaslah) kepada kami, sehingga kami dapat mengikuti # Jalan petunjuk dan hidayah, maka luhurkan derajat kami

وَفِيْ جُمَادَى سَادِسِ السَّبْعِيْنَا # بَعْدَ انْتِـهَى تِسْعٍ مِنَ السِّنِيْنَا

Dan pada Bulan Jumadil Akhir tahun bulan enam, pada 70 tahun # Setelah selesainya 900 tahun (artinya tahun 970 hijriyah)

قَدْ تَمَّ نَـظْمُ هَـــذِهِ اْلـمُقَدِّمَةْ # فِيْ رُبْعِ اَلْفٍ كَافِيًا مَنْ اَحْكَمَهْ

Telah sempurna nadhom muqoddimah ini # Dalam seperempat ribu (250 bait) yang mencukupi bagi orang yang mengambil hukumnya

نَظْمُ الْفَقِيْرِ الشَّرَفِ الْعِمْرِيْطِى # ذِى الْعَجْزِ وَالتَّقْصِيْرِ وَالتَّفْرِيْطِ

Nadhomnya Al-Faqir (orang yang membutuhkan rahmat Allah SWT) Syekh Syarofuddin Yahya Al-Imrithi # Yang memiliki kelemahan, kekurangan, dan kecerobohan (melewati batas)

وَالْحَــمْدُ لِلّٰهِ مَدَى الـدَّوَامِ # عَلَى جَزِيْلِ الْفَضْلِ وَالْاِنْـعَامِ

Segala puji hanya milik Allah, yang senantiasa melanggengkan # Atas banyaknya keutamaan dan nikmat

وَاَفْضَلُ الصَّلَاةِ وَالتَّسْلِيْمِ # عَلَى النَّبِيِّ الْمُصْطَفَى الْكَرِيْمِ

Semoga rahmat ta'dhim yang paling utama dan kesejahteraan # Telimpahkan kepada Nabi yang terpilih lagi mulia

مُـحَمَّدٍ وَصَحْـبِهِ وَالْاٰلِ # اَهْلِ التُّقَى وَالْعِـلْمِ وَالْكَمَالِ

Yaitu Nabi Muhammad, semoga terlimpahkan juga kepada sahabat dan keluarga # Yang merupakan orang-orang yang bertaqwa, memiliki ilmu, dan memiliki kesempurnaan.



Posting Komentar untuk "Terjemah Arti Nadzhom Al Imrithi Lengkap Semua Bab (part 7)"