Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Terjemah Kitab Aqidatul Awam : Tentang Jumlah dan Nama-nama para Nabi dan Rasul

 

Terjemah Kitab Aqidatul Awam : Tentang Jumlah dan Nama-nama para Nabi dan Rasul

berikut adalah penjelasan terjemah arti sifat Tentang Tentang Jumlah dan Nama-nama para Nabi dan Rasul  dalam kitab nadham Aqidatul Awam yang dikarang /disusun oleh Syaikh Ahmad Marzuki berisi tentang dasar Ilmu Tauhid

mushannif (pengarang ) berkata :

تَفْصِيْلُ خَمْسَةٍ وَعِشْرِيْنَ لَزِمْ كُلَّ مُكَلَّفٍ فَحَقِفْ وَاغْتَنِمْ .


Hafal 25 nabi Allah wajib atas makallaf perhatikanlah

هُمْ اَدَمٌ إِدْرِيْسٌ نُوْحٌ هُودْمَعْ صَالِحْ وَاِبْرَاهِيْمُ كُلُ مُتَّبَعْ .


Mereka itu Adam Idris Nuh Hud dan Sholeh Ibrahim semua jadi ikatan

 لُوطٌ وَاِسْمَاعِيْلُ اِسْحَاقٌ كَذَا يَعْقُوْبُ يُوْسُفْ وَاَيُوْبُ احْتَذَى .


Luth Ismail dan Ishaq begitu halnya Yaqub Yusuf Ayub datang sesudahnya

سُعَيْبُ هَارُوْنُ وَمُوْسَ وَلْيَسَعْ دُوْ الكِفْلِ دَاوُدُسُلَيْمَنُ اتَبَعْ .


Su’aib Harun Musa Ilyas kemudian Dzulkifli Daud dan nabi Sulaiman

إِلْيَاسُ يُوْنُسْ زَكَرِيَا يَحْيَى عِيْسَا وَطَهَ خَاتِمٌ دَاعْ غَيَا .


Ilyas Yunus Zakariya Yahya ingat Isa terakhir Muhammad jangan sesat

عَلَيْهِمْ الصَّلاَةُ وَالسَّالاَمُ وَأَلِهِم مَاذَا مَتِ الأَيَّامُ .


Semoga salawat salam selamatnya Pada nabi dan keluarganya selama -lamanya

---------------------------



Jumlah Para Rasul `Alaihimus Sholatu Wassalam dalam Al Qur'an

تَفْصِيْلُ خَمْسَةٍ وَعِشْرِيْنَ لَزِمْ كُلَّ مُكَلَّفٍ فَحَقِّقْ وَاغْتَنِمْ


Rincian 25 rasul wajib diketahui oleh setiap orang mukallaf, maka pastikan dan raihlah jumlahnya.

penjelasan (Syarah):

Para rasul Allah SWT sangat banyak, sebagian ulama mengatakan hingga mencapai 315 rasul. Sedangkan nabi Allah SWT mencapai 124.000. Di antara mereka ada yang wajib untuk diketahui dan ada yang tidak wajib. Nabi dan rasul Allah SWT yang wajib diketahui berjumlah 25, yakni mereka yang disebutkan di dalam al-Qur’an. Dengan perincian sebagai berikut:

هُمْ آدَمٌ إِدْرِيْسُ نُوْحٌ هُوْدُ مَعْ صَـالِحْ وَإِبْرَاهِيْمُ كُلٌّ مُتَّبَعْ

لُوْطٌ وَإِسْـمَاعِيْلُ إِسْحَاقُ كَذَا يَعْقُوْبُ يُوْسُفُ وَأَيُوْبُ احْتَذَا

شُعَيْبُ هَارُوْنُ وَمُوْسَى وَالْيَسَعْ ذُوْ الْكِفْلِ دَاوُدُ سُلَيْمَانُ اتَّبَعْ

اِلْيَــاسُ يُوْنُسُ زَكَرِيَّا يَحْيَ عِيْسَى وَطَـهَ خَاتِمٌ دَعْ غَيَّا

عَلَيْهِمُ الصَّـلاَةُ وَ الـسَّلاَمُ وَآلِـهِمْ مَـا دَامَتِ اْلأَيَّامُ


Mereka adalah Nabi Adam, Idris, Nuh, Hud, Shalih dan Ibrahim semuanya diikuti, Luth, Isma’il, Ishaq, ya’qub, Yusuf, Ayyub yang mengikuti Syu’aib, Harun, Musa, Ilyasa’, Dzulkifli, Dawud dan Sulaiman yang mengikuti Ilyas, Yunus, Zakariya, Yahya, Isa, dan Thaha (Nabi Muhammad) sebagai nabi yang terakhir, maka tinggalkanlah jalan yang sesat. Shalawat dan salam sejahtera semoga selalu terlimpahkan kepada mereka dan keluarganya, selama hari-hari masih berjalan.

penjelasan (Syarah):

Inilah jumlah nama dan urutan nabi dan rasul Allah SWT yang wajib ketahui. Dimulai dari Nabi Adam AS sebagai pembuka para nabi, dan diakhiri Nabi Muhammad SAW, nabi dan rasul Allah SWT yang terakhir. Penegasan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah nabi dan rasul Allah SWT yang terakhir ditegaskan langsung oleh Allah SWT dan Rasul-Nya di dalam al-Qur’an dan hadits. Di antaranya adalah firman Allah SWT:

مَا كَانَ مَحَمَّدٌ أَبَا أَحَدٍ مِنْ رِجَالِكُمْ وَلَكِنْ رَسُوْلَ اللهِ وَخَاتَمَ النَّبِـيِّـيْنَ وَكَانَ اللهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمًا (الأحزاب : 40).


“Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasûlullâh dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS. al-Ahzâb : 40).


Dalam hadits, Nabi SAW bersabda :

عَنْ فُرَاتٍ الْقَزَّازِ قَالَ النَّبِيُّ كَانَتْ بَنُو إِسْرَائِيلَ تَسُوسُهُمْ اْلأَنْبِيَاءُ كُلَّمَا هَلَكَ نَبِيٌّ خَلَفَهُ نَبِيٌّ وَإِنَّهُ لاَ نَبِيَّ بَعْدِي (صحيح البخاري ، 3197).


"Dari Furat al-Qazzaz, Nabi SAW bersabda, " Bani Isra'il dulu dipimpin oleh para nabi. Setiap seorang nabi meninggal dunia, maka digantikan oleh nabi yang lain. Namun (berbeda dengan umatku, karena) setelah aku tidak akan ada nabi lagi." (Shahih al-Bukhari, 3198).

Keyakinan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah nabi terakhir begitu kuat tertanam di dada para sahabat Nabi SAW, sehingga ketika ada yang mengaku sebagai nabi, serta merta mereka menolaknya, sekaligus menyatakan perang kepada mereka.

Nama-Nama 25 Nabi dan Rasul Allah

Wajib bagi tiap mukallaf mengetahui nama-nama rasul as yang telah disebutkan di dalam Al Qur'an secara terperinci, dan jumlah mereka ada 25 yaitu:
 

1. Nabi Adam adalah bapak leluhur manusia.
 

2. Nabi Idris adalah kakek dari ayah Nabi Nuh sebagaimana diriwayatkan dalam hadist Bukhari.
 

3. Nabi Nuh adalah Nabi yang diselamatkan oleh Allah Ta'ala den j uga kaumnya dari tenggelam dengan disertai badai topan. Hanya saja anaknya tenggelam bersama orang-orang yang tenggelam (akibat adzab Allah  SWT) dan beliau terus berdakwah selama 950 tahun lamanya. Sebagaimana firman Allah  SWT," Maka ia tinggal diantara mereka selama 1000 tahun kurang 50 tahun" (QS.Al Ankabut : 14). Beliau dinamakan bapak manusia kedua setelah nabi Adam karena keturunan beliau tersebar di seluruh penjuru dunia sejak masanya hingga masa kini.
 

4. Nabi Hud adalah Nabi dari keturunan Sam bin Nabi Nuh yang telah diutus Allah  SWT ke kaum `Ad. Mereka (kaum `Ad) adalah kaum yang punya keahlian dalam bidang arsitek pembangunan (rumah) den mereka, tinggal di gunung-gunung di daerah Al Qof yang terletak di sebelah timur kota Hadramaut di negara Yaman. Tatkala mereka berbuat dusta kepada Nabi Hud, maka Allah  SWT membinasakan mereka dengan angin shorshor. Allah  SWT berfirman, "Adapun kaum Ad maker rnereka telah dibinasakan dengan angin sharshar (angin kencang lagi dingin dan keras suaranya) lagi amat kencang secara beruntun. Allah menimpakan angin itu kepada rnereka selama 7 malam den 8 hari secara beruntun, maka kamu lihat kaum `Ad pada waktu itu mati bergelimpangan seakan-akan rnereka tunggul-tunggul pohon kurma yang telah lapuk (tidak berisi)" ( QS. Al Haqqoh ; 2-6 ).
 

5. Nabi Shalih adalah Nabi dari keturunan Sam bin Nabi Nuh, Shohibun Naqoh (gelar Nabi Sholih karena beliau mempunyai mujizat berupa unta). Allah  SWT mengutus Nabi Sholih ke kaum Tsamud den mereka (kaum Tsamud) adalah kaum yang punya keahlian memahat gunung-gunung menjadi rumah. Tempat tinggal mereka buat dari batu-batu yang dikenal di kota-kota Nabi Sholih yaitu antara Hijaz dan Syam di sebelah tenggara bumi (daerah) madyan yaitu daerah bersebelahan dengan teluk Agobah. Tatkala mereka mendustakan Nabi Sholih maka Allah  SWT membinasakan mereka dengan suara teriakan malaikat Jibril. Allah  SWT berfirman, "Adapun kaum tsamud, maka mereka telah dibinasakan dengan suara keras sekali yang melewatu batas (suara mengguntur)" (QS. Al Haqqah : 5).
 

6. Nabi Ibrahim adalah Kholilulloh (kekasih Allah  SWT) dan Bapak para Nabi. Nasab beliau sambung dengan Sam bin Nabi Nuh, dan beliau adalah nabi yang diselamatkan oleh Allah  SWT dari siksaan api raja Namrudz. Allah  SWT berfirman,"Hai api jadilah dingin dan selamatkanlah alas Ibrahim, dan mereka hendak berbuat makar kepada Ibrahim, maka kami menjadikan mereka itu orang-orang yang paling merugi "(QS. Al Anbiya' : 69-70).
 

7. Nabi Luth adalah anak dari saudara Nabi Ibrahim (keponakan Nabi Ibrahim) Kholilulloh yang diperintahkan oleh Allah  SWT ke bumi "Yaduum" dimana telah hilang dari raut wajah kaumnya rasa malu (tidak punya malu), karena mereka mendatangi kaum lelaki yang sejenis (homoseks) bukan wanita yang lain jenis. Dan Allah  SWT membinasakan mereka dengan cara negeri mereka yang diatas dijadikan di bawah (dibalik) dan dihujani dengan batu dari tanah dan Allah  SWT  menyelamatkan nabi Luth beserta pengikutnya kecuali istrinya yang dibinasakan beserta orang - orang yang telah dibinasakan (diadzab). Allah  Ta'ala berfirman, "Maka tatkala datang adzab kami, kami jadikan negeri kaum Luth itu yang diatas jadi dibawaha (dibalik) dan kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang terbakar dengan bertubi-tubi yang diberi tanda oleh Tuhanmu dan siksaan itu tiada jauh dari orang-orang yang dzalim"(QS. Hud : 82-83).
 

8. Nabi Ismail bin Ibrahim adalah Nabi yang ibunya bernama Hajar, Allah  SWT mengutusnya ke Qobilah Yaman dan Qobilah Amaliq (kata jamak dari kata Amlaqun yaitu qobilah yang orang-orangnya tinggi .tegak/gagah). Orang-orang Amaliq bertempat tinggal di jazirah Arab dari arah Syam. Kemudian mereka tersebar di berbagai arah setelah Nabi Ismail `alaihi sholatu wassalam mengeluarkan mereka (mengusir mereka).
 

9. Nabi Ishaq adalah putera nabi Ibrahim dari isterinya Sarah, sedang Nabi Ismail adalah puteranya dari Hajr, dayang yang diterimanya sebagai hadiah dari Raja Namrud.
Tentang Nabi Ishaq ini tidak dikisahkan dalan Al-Quran kecuali dalam beberapa ayat di antaranya adalah ayat 69 sehingga 74 dari surah Hud, seperti berikut:
"Dan sesungguhnya utusan-utusan Kami (malaikat-malaikat) telah datang kepada Ibrahim membawa kabar gembira mereka mengucapkan "selamat". Ibrahim menjawab: "Selamatlah" maka tidak lama kemudian Ibrahim menjamukan daging anak sapi yang dipanggang. Maka tatkala dilihatnya tangan mereka tidak menjamahnya, Ibrahim memandang aneh perbuatan mereka, dan merasa takut kepada mereka. malaikat itu berkata " Jangan kamu takut sesungguhnya kami adalah (malaikat-malaikat) yang diutus untuk kaum Luth.". dan isterinya berdiri di sampingnya lalu di tersenyum. Maka Kami sampaikan kepadanya berita gembira akan (kelahiran) Ishaq dan sesudah Ishaq (lahir pula) Ya'qub. Isterinya berkata " sungguh mengherankan apakah aku akan melahirkan anak padahal aku adalah seorang perempuan tua dan suamiku pun dalam keadaan yang sudah tua juga? Sesungguhnya ini benar-benar sesuatu yang aneh. Para malaikat itu berkata " Apakah kamu merasa heran tentang ketetapan Allah? (itu adalah) rahmat Allah dan keberkatan-Nya dicurahkan atas kamu hai ahlulbait! sesungguhnya Allah Maha Terpuji lagi Maha Pemurah. Maka tatkala rasa takut hilang dari Ibrahim dan berita gembira telah datang kepadanya dia pun bersoal jawab dengan (malaikat-malaikat) Kami tentang kaum Luth." (QS. Hud : 69 - 74)
 

10. Nabi Ya'qub bin Ishaq bin Ibrahim. Allah  SWT mengutusnya sebagai Nabi ke kaum an'am.
 

11. Nabi Yusuf bin Ya'qub bin Ishaq bin Ibrahim. Rasulullah SAW bersabda, "Nabi mulia anak keturunan Nabi mulia anak keturunan Nabi mulia anak keturunan Nabi mulia yaitu Nabi Yusuf bin Ya’qub bin Ishaq bin Ibrahim alaihimussalam" (HR Bukhori dari Ibnu Umar-pada bab awal penciptaan).
 

12. Nabi Ayyub adalah Nabi yang disebut oleh para pakar sejarah sebagai anak Aish bin Ishaq bin Ibrahim yaitu Nabi yang dijadikan contoh suri tauladan dalam kesabarannya.
 

13. Nabi Syuaib dikatakan sebagai anak keturunan Madyan bin Ibrahim, dan dikatakan pula bahwa beliau bukan dari keturunan Nabi Ibrahim. Sesungguhnya beliau adalah anak keturunan dari orang-orang yang beriman pada Nabi Ibrahim `alaihissalam dan ikut hijrah dengan Nabi Ibrahim ke negeri Syam. Tetap beliau (Nabi Syuaib) anak dari anak perempuan Nabi Luth (cucu perempuan Nabi Luth dari puteranya). Allah  SWT mengutusnya ke penduduk madyan dan mereka adalah penduduk yang mengkufuri Allah  SWT dan jelek dalam bermuamalah dengan orang lain yaitu mereka mengurangi timbangan dan ukuran sesuatu dan mereka merusak (dalam mentasarufkan) harta mereka. Tatkala mereka mendustakan Nabi Syuaib, maka Allah  SWT membinasakan mereka. Sehingga daerah mereka ditimpa kelaparan karena ulah mereka, seakan-akan mereka tidak dapat mendiaminya dan mereka tidak dapat hidup didalamnya. Allah  Ta'ala berfrman, "Kemudian mereka ditimpa gempa, maka jadilah mereka mayat-mayat yang bergelimpangan di dalam rumah- rumah mereka, yaitu orang-orang yang mendustakan Nabi Syuaib, mereka itulah orang-orang yang merugi"(QS.A1 A'raf 91-92). Kemudian Allah  SWT mengutusnya ke penduduk Aikah dekat dari daerah Madyan. Tatkala mereka mendustakan Nabi Syuaib, maka Allah  SWT menimpakan adzab pada mereka pada hari dinaungi awan yaitu Allah  SWT menimpakan pada mereka rasa panas selama 7 hari, sehingga air-air mereka kekeringan, kemudian awan itu minggiring mereka. Kemudian mereka berlindung dibawah awan karena rasa panas sekali. Setelah itu awan itu menurunkan hujan api sehingga api itu membakar mereka dan membinasakannya. Dan hari itu disebut dengan Yaumud dzullah. Allah  Ta'ala berfirman, "Kemudian mereka mendustakan Syuaib, lalu mereka ditimpa adzab pada hari mereka dinaungi awan, sesungguhnya adzab itu adalah adzab hari yang besar"(QS. Asy syu'araa : 189).
 

14. Nabi Harun bin Imran bin Qoohit bin Laway bin Ya'qub.
 

15. Nabi Musa Kalimullah adalah saudara kandung Nabi Harun, Allah  SWT mengutusnya supaya memberi petunjuk pada Fir'aun dan kaumnya.
 

16. Nabi Ilyasa' bin Akhtub bin 'Ajuuz terrnasuk para Nabi dari kalangan Bani Israil.
 

17. Nabi Dzulkifli bin Ayyub, namanya yang asli adalah Basyar. Allah  SWT mengutusnya menjadi seorang Nabi setelah bapaknya dan memberi nama Dzulkifli.
 

18. Nabi Daud, nasabnya bersambung dengan Yahudza dan Ya'qub bin Ishaq bin Ibrahim, Allah  SWT menjadikannya raja di kalangan Bani Israil.
 

19. Nabi Sulaiman bin Daud, Allah  SWT menjadikannya raja dikalangan Bani Israil setelah bapaknya Nabi Daud.
 

20. Nabi Ilyas, nasabnya bersambung dengan Nabi harun bin. Imron saudara Nabi Musa. Allah  SWT mengutusnya ke kaumnya yaitu Bani Israil.
 

21. Nabi Yunus bin Matta, Allah  SWT mengutusnya ke kaumnya di Nainawa nama daerah di daerah maushil dan Beliau diselamatkan Allah  SWT dari kesedihan yang menimpanya. Beliau disebut Dzun nun maksudnya prang yang ditelan ikan nun (ikan paus).
 

22. Nabi Zakaria adalah Nabi dari keturunan Nabi Sulaiman, dan beliau besar dikalangan Bani Israil, dan Beliau orang yang mendekatkan diri (pada Allah  SWT) dengan cara berqurban di Baitul Maqdis dan membacakan kitab Taurat pada Bani Israil dan Beliau meninggal dunia secara syahid.
 

23. Nabi Yahya bin Zakaria dan disebutkan bahwa Beliau lahir sebelum Al Masih (Nabi Isa As) dan Beliau meninggal dunia secara syahid.
 

24. Nabi Isa bin Maryam dan Beliau adalah hamba Allah  SWT dan rasulNya dan kalimatullah (ucapan Allah  SWT) yang dilontarkan pada ibunda Maryam dan sebagai ruhNya (Allah  SWT ), Beliau adalah Nabi dan rasul Allah  SWTyang terakhir dari Bani Israil. Dan Beliau mendapat gelar Al Masih. Nama Al Masih berasal dari bahasa Ibrani yang murni dan berjulukan Ibnu Maryam. Dan termasuk hikmah Ilahiyah yang jelas bahwasannya Allah  SWTmenciptakan Nabi Adam tanpa ayah dan ibu, dan Nabi Isa diciptakan tanpa ayah dan manusia lainnya secara normal dari ayah dan ibu.
 

25. Nabi kita Muhammad SAW adalah penutup para Nabi dan para rasul as dan termasuk pemimpin para umat terdahulu dan akan datang. Allah  SWTmengutusnya kepada manusia secara keseluruhan dan memberi rahmat pada alam semesta.