Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Terjemah bab Maf’ul Yang Tidak Disebut Failnya (Naibul Fail) Kitab Al Jurumiyah beserta Bagan dan Penjelasan

bagan dan penjelasan terjemahan arti Bab Maf’ul Yang Tidak Disebut Failnya (Naibul Fail) kitab ilmu nahwu matan al jurumiyah lengkap bergambar

> DAFTAR ISI <

 مَتْنُ الْآجُرُّومِيَّةِ  للشيخ الصنهاجي

Matan Nadzhom Kitab Al Jurumiyah

 Penyusun /Pengarang : Ibnu Aajurruumi Muhammad bin Muhammad bin Dawud As-Shanhaji

Bab Maf’ul Yang Tidak Disebut Failnya (Naibul Fail) - بَابُ الْمَفْعُوْلِ الَّذِيْ لَمْ يُسَمَّ فَاعِلُهُ

وَهُوَ اْلِاسْمُ الْمَرْفُوْعُ الَّذِي لَمْ يُذْكَرُ مَعَهُ فَاعِلُهُ

Maf’ul yang tidak disebut failnya(naibul fail) ialah isim yang dibaca rofa’ yang tidak disebut bersama failnya.

 فَاِنْ كَانَ الْفِعْلُ مَاضِيًا ضُمَّ أوَّلُهُ وكُسِرَ مَا قَبْلَ آَخِرِهِ

apabila fiilnya fiil madhi, maka huruf awalnya didhommah dan huruf sebelum akhir dikasrah.

  وَاِنْ كَانَ مُضَارِعًا ضُمَّ أَوَّلُهُ وَفُتِحَ مَا قَبْلَ آَخِرِهِ

Dan apabila fiilnya fiil mudhore’, maka huruf awalnya didhommah dan huruf sebelum akhir difathah.

 وَهُوَ عَلَى قِسْمَيْنِ: ظَاهِرٌ، وَمُضْمَرٌ، فَالظَّاهِرُ نَحْوُ قَوْلِكَ: ضُرِبَ زَيْدٌ، وَيُضْرَبُ زَيْدٌ، وَأُكْرِمَ عَمْرٌو، وَيُكْرَمُ عَمْرٌو

Naibul fail itu dibagi menjadi dua bagian : naibul fail isim dhohir dan naibul fail isim dhomir. Adapun yang isim dhohir itu seperti ucapanmu : duriba zaidun , yudrabu zaidun , ukrima ‘amrun , yukramu amrun

 وَالْمُضْمَرُ اثْنَا عَشَرَ، نَحْوُ قَوْلِكَ: ضُرِبْتُ، وَضُرِبْنَا، وَضُرِبْتَ، وَضُرِبْتِ، وَضُرِبْتُمَا، وَضُرِبْتُمْ، وَضُرِبْتُنَّ، وَضُرِبَ، وَضُرِبَتْ، وَضُرِبَا، وَضُرِبُوْا، وَضُرِبْنَ

Adapun yang isim dhomir itu dibagi menjadi dua belas , seperti ucapanmu : duribtu(saya sudah dipukul) , duribnaa(kita sudah dipukul) , duribta(kamu laki laki sudah dipukul) , duribti(kamu perempuan sudah di pukul) , duribtumaa(kamu berdua sudah dipukul) , duribtum ( kamu semua laki laki sudah dipukul) , duribtunna(kamu perempuan semua sudah dipukul) , duriba(seorang laki laki sudah dipukul) , duribat(seorang perempuan sudah dipukul) , duribaa(dua orang laki laki sudah dipukul) , duribuu(laki laki banyak sudah dipukul) , duribna(perempuan banyak sudah dipukul) .

 

 ----------------

Bab Maf’ul yang tidak disebut Faa’ilnya (Naaibul faa’il)

- Naibul faa’il adalah isim yang di-rafa’-kan yang tidak disebut bersamanya faa’ilnya

- Jika fi’il madhi maka huruf pertama nya di-dhammah-kan dan satu huruf sebelum huruf terakhir dikasrahkan

- jika fi’il mudhari’ maka huruf pertama nya di-dhammah-kan dan dan satu huruf sebelum huruf terakhir difathahkan.

Naa’ibul faa’il itu ada dua:

1. Naaibul faa’il isim dzhahir

2. Naaibul faa’il isim dhamir.

  • Naaibul faa’il isim dzhahir itu contohnya :ضُرِبَ زَيْدٌ” وَ”يُضْرَبُ زَيْدٌ” وَ”أُكْرِمَ عَمْرٌو” وَ”يُكْرَمُ عَمْرٌو(Zaid telah dipukul, Zaid sedang dipukul, ‘Amr telah dimuliakan, ‘Amr sedang dimuliakan)
  • Naaibul faa’il isim dhamir contohnya:ضُرِبْتُ وَضُرِبْنَا, وَضُرِبْتَ, وَضُرِبْتِ, وَضُرِبْتُمَا, وَضُرِبْتُمْ, وَضُرِبْتُنَّ, وَضُرِبَ, وَضُرِبَتْ, وَضُرِبَا, وَضُرِبُوا, وضُربن(aku telah dipukul, kami telah dipukul, kamu (lk) telah dipukul, kamu (lk) telah dipukul, , kalian berdua telah dipukul, kalian (lk) telah dipukul, kalian (pr) telah dipukul, dia (lk) telah dipukul, dia (pr) telah dipukul, mereka berdua telah dipukul, mereka (lk) telah dipukul, mereka (pr) telah dipukul)